MENJADI SAHABAT ALLAH (2)


Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.  ... Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.. Yoh 15:14-15

Saudara yang terkasih didalam nama Tuhan Yesus Kristus, tema berit kita minggu ini membahas sebuah  topik menjadi  sahabat  Allah yang terambil dari kitab Injil Yohanes 15:14.  Untuk dikatan menjadi sehabat Allah ada beberapa point  yang menjadi kriteria sehingga saya dan saudara dikatakan sahabat Allah.

a. Mengasihi Dia (Yoh 15:13). Persahabatan akan terjalin  karena didalamnya ada kasih antara dua pihak “take and give” menerima dan memberi. Dua pihak disini antara Allah dengan  kita. jika persahabatan tidak ada unsur memberi dan menerima itu bukan persahabatan tentunya, maka saya menuliskan sebagai contoh kasih Allah kepada kita dan kasih kita kepada Allah. 
1. Kasih Allah kepada kita  telah nyata kita rasakan dengan kebaikan, kemurahan, penyertaan, dan berkat-berkat Tuhan yang kita rasakan setiap hari ini adalah bukti yang nyata Tuhan berikan dalam hidup kita dan telah kita terima sebagai sahabat Allah. 
2. Kasih kita kepada Allah bisa kita buktikan jika kita benar-benar  mengasihi Dia dengan cara senantiasa tinggal dalam persekutuan yang intim bersama Allah. Maka timbul pertanyaan  kriteria persekutuan seperti apa? pesekutuan terbukti bagaimana  cara kita berdoa, menyembah, beribadah dengan hati yang serius untuk mengasihi Allah. 

b. Melakukan printah-Nya (Yoh 15:14)Jelas dikatakan bahwa jika kita ingin dikatakan sebagai sahabat Allah kita harus melakukan perintah Allah. Allah ingin kita berjalan dalam terang Firmannya seturut dengan apa yang Tuhan perintahkan sebagai seorang sahabat.  Seorang sahabat pasti tidak ingin sahabatnya berjalan dalam kesesatan begitu halnya dengan Allah.  Allah memiliki standar untuk menjalin persahabatan dengan kita. Oleh sebab itu Firman Tuhan menjadi standar bagi kita untuk dikatakan sahabat Allah. Syarat utama ini tentunya hidup dalam ketaatan akan seluruh Firman-Nya, sehingga kita dikatakan sahabat Allah. 

Percayalah bahwa kita ini adalah sahabatnya Allah jika Allah tinggal didalam kita dan kita  tinggal didalam Allah senantiasa. Tuhan Yesus Memberkati... (Be).