ANAK ALLAH YANG MAHATINGGI (7)

Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." (Lukas 1:31 - 33)



Ungkapan Yesus sebagai “Anak Allah Yang Mahatinggi” menjelaskan sesuai dengan tanda bintang yang dilihat oleh orang Majus. ........ "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."(Matius 2:2)
Meski Yesus lahir dikandang domba...dibungkus dengan kain lampin...dan ditaruh diatas palungan disebuah kota kecil Betlehem. Namun keberadaan bayi itu sungguh dasyat dan luar biasa!. Malaikat Gabriel menyebutnya sebagai “Anak Allah Yang Mahatinggi”.

Melalui pernyataan malaikat itu kita dapat belajar dan merenungkan beberapa hal penting!.
1. Yesus sebagai Anak Allah!. 
Bayi Yesus yang dilahirkan oleh perawan Maria adalah bayi yang dikandung oleh Roh Kudus (Lukas 1:35). Dalam konteks ini, Yesus sebagai Allah yang menjadi manusia (Yoh. 1:1,14). Lahir ke dalam dunia untuk menjadi Juruselamat manusia (Lukas 2:11-12).

2. Yesus sebagai Yang Mahatinggi!
KehadiranNya sebagai bayi namun kedudukan dan jabatanNya tinggi sebagai Raja atas dunia. Bahkan kekuasaanNya serta kerajaanNya kekal selama-lamanya. Tidak ada jabatan yang lebih tinggi dari padaNya!. Hal itu diberikan Bapa kepadaNya atas karyaNya untuk datang ke dalam dunia sebagai manusia yang tanpa cacat dan dosa.

Saudara yang terkasih, Yesus lahir sebagai Anak Allah Yang Mahatinggi atas segala yang bernafas dibumi Amin. NDP