KASIH-NYA MEMBUAT HARAPAN TAK TERBATAS (1)


Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya. Ibrani 6:19-20

Berit minggu ini membahas tema berkenaan dengan ”Kasih Yesus Membuat Harapan Tak Terbatas”. Hidup itu harus memiliki pengharapan!. Pengharapan bukan kepada manusia....bukan juga kepada dunia. Namun pengharapan tersebut hendaknya tertuju kepada Tuhan didalam Yesus sebagai sumber hidup dan kehidupan kita.

Kelahiran Yesus dikandang domba Betlehem sebagai Juruselamat merupakan berita kesukaan besar bagi seluruh bangsa (Lukas 2:10-11). Memberi pengharapan baru dan besar bagi yang mau percaya kepadaNya. Seperti halnya yang terjadi pada beberapa orang:
1. Para Gembala (Lukas 2:20).
Mereka mengalami kesukaan besar dengan memuji serta memuliakan Allah setelah bertemu dengan bayi Yesus. Bahkan segala sesuatu yang mereka dengar dan lihat sama seperti yang diberitakan oleh malaikat-malaikat itu.

2. Para Majus (Matius 2:11)
Dengan sikap sujud serta menyembah bayi itu, mereka mempersembahkan hartanya: emas, kemenyan dan Mur. Hal itu mereka lakukan karena percaya bahwa bayi yang lahir itu adalah Raja segala raja yang mampu memberi harapan kepada mereka.

3. Simeon (Lukas 2:29-32)
Dengan kelahiran bayi itu, hati Simeon merasakan datangnya keselamatan didalam kehidupannya. Juruselamat itu telah lahir!. Apa yang dinubuatkan para nabi itu telah tergenapi melalui Yesus yang lahir dikandang domba Betlehem.

4. Hana (Lukas 2:38)
Sukacita Hana penuh saat bertemu dengan bayi Yesus. Apa yang dinantikan selama ini, yaitu kelepasan untuk Yerusalem telah hadir dalam hidup Yesus.

Saudara yang terkasih, kasih Yesus menjadikan harapan mereka menjadi tidak terbatas!. Tidak saja yang lemah menjadi kuat...yang sakit disembuhkan...yang timpang dapat berjalan!... Namun pengharapan pintu kerajaan sorgapun dibukakan kepada saudara dan saya melalui diri Yesus. Sungguh, pengharapan yang tidak terbatas disediakan bagi saudara dan saya yang percaya. Amin. NDP.