SEORANG YANG DAPAT DIPERCAYA (1)



“Pengawasan atas Yerusalem aku serahkan kepada Hanani saudaraku dan kepada Hanaya, panglima benteng, karena dia seorang yang dapat di percaya dan yang takut akan Allah lebih daripada orang lain “
(Nehemia 7 : 2 )


Berit Minggu ini membahas tema berkenaan dengan “Seorang Yang Dapat Di percaya”. Setelah pembangunan tembok Yerusalem selesai dibangun, maka Nehemia menunjuk beberapa orang untuk tugas sebagai penunggu pintu-pintu gerbang, para penyanyi dan orang-orang Lewi (Nehemia 7:1). Dan syarat utama dari orang-orang tersebut adalah seorang yang dapat dipercaya dan memiliki hidup yang takut akan Tuhan!.

Mencari orang yang dapat dipercaya dan memiliki kehidupan yang takut akan Tuhan bukanlah sesuatu yang mudah. Dari pecaharian dan seleksi yang dilakukan, akhirnya pilihan Nehemia jatuh kepada Hanani dan Hanaya.

Seorang yang dapat dipercaya adalah:
1. Seorang yang mempunyai hubungan dekat ! (Maz. 55:14)
Hubungan yang dekat disini bisa teman atau sahabat. Bisa juga merupakan saudara, seperti  halnya antara Nehemia dan Hanani (Nehemia 1:2)

2. Seorang yang jujur!
Kejujuran menjadi kunci sebuah kepercayaan. Hanya orang-orang yang jujur saja yang patut beroleh kepercayaan. Seperti halnya Yusuf!. Bagaimana seorang Potifar mempercayakan seluruh rumah dan keluarganya kepada Yusuf ?. Kejujuran seorang Yusuf menjadi salah satu kunci untuk beroleh kepercayaan dari tuannya.

3. Seorang yang bertanggungjawab.
Hanaya sebagai panglima dipilih oleh Nehemia. Kepercayaan Nehemia kepada Hanaya salah satunya karena ia mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan tanggungjawab. Seorang yang dapat dipercaya merupakan seorang yang bertanggungjawab dalam setiap tugas-tugasnya. 

Saudara yang terkasih didalam Tuhan Yesus. Marilah kita belajar untuk menjadi orang-orang yang dapat dipercaya!. Mungkin dari sesuatu yang kecil… dan akan berubah menjadi besar. Kita dapt beroleh kepercayaan jika saudara dan saya memiliki kejujuran, bertanggungjawab serta mampu membangun hubungan kedekatan dengan baik dan benar. Amin. NDP