MENYANGKAL AKAN DISANGKAL (5)



Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, ia akan disangkal di depan malaikat-malaikat Allah. Luk 12:9  


Sangat menarik tema kita minggu ini yang membahas sebuah konsep ajaran Tuhan Yesus kepada murid-muridNya, bahwa barang siapa yang mangikut Aku kata Tuhan Yesus harus menyangkal dirinya kalau tidak maka kita juga akan Disangkal. Ada beberapa point yang Tuhan Yesus ingin tekankan bagi kita sebagai perenugan kita minggu ini.

a. Tidak mengakui Tuhan di depan manusia maka Tuhan juga tidak mengakui kita “disangkal” (Luk 12:8). Tuhan Yesus sedang bertanya kepada murid-muridNya apakah kamu mengenal Aku? Artinya jika kita baca dengan teliti pada konteks ini, Tuhan Yesus ingin mengetahui dan mendengar langsung dari mulut para murid apakah mereka benar-benar mengenal Yesus sebagai Mesias Anak Allah. Yesus juga sedang bertanya kepada kita secara pribadi hal yang sama apakah kita mengenal Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat. Maka dapat disimpulkan bahwa Yesus membutuh status  pengakuan kita dalam kondisi atau situasi apapun, kalau ya kita mengenal Yesus mari sangkal diri dan ikut Yesus.

b. Yesus tidak mengenal orang orang yang menyakal Dia pada hari penghakiman (Luk 12:9). Orang yang tidak mengenal, tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan bahkan tidak mau sangkal diri pada masa hidupnya di dunia ini, maka pada waktu hari penghakiman terakhir resiko yang kita terima, Tuhan juga tidak mengenal kita di depan para malaikat-malaikatNya. Artinya orang-orang yang menyangkal Yesus tidak dapat bagian dalam kerajaan sorga. 

c. Orang yang menyangkal Yesus akan Menyesal (Matius 26:69-75). Jangan sama seperti Petrus yang menyangkal Yesus ketika didepan Tuhan Yesus dia berkata aku tidak akan sekali-kali menyangkal Engkau, kemana Engkau pergi kesitu aku pergi. Ketika Tuhan Yesus di tangkap untuk dihakimi, salah seorang bertanya apakah engkau mengenal Dia? dan kamu salah seorang dari mereka? Petrus menjawab aku tidak mengenal Dia dan pada akhirnya Petrus menangis dengan sedihnya.... (Be).

No comments:

Post a Comment