TIDAK ADA RENCANA TUHAN YANG GAGAL (3)

"Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.
 Ayub 42:2 

Minggu ini berit membahas satu tema yaitu “Tidak Ada Rencana Tuhan yang Gagal”. Keberadaan Ayub sebagai seorang yang saleh dan setia kepada Tuhan, bukan sekedar ucapan semata melainkan suatu bukti yang kongkrit. Ayub menyadari bahwa Penderitaan berat yang ia alami berada dalam rencana indahNya Tuhan dan Tuhan tahu sejauh mana Ayub mampu melangkah menghadapi semua penderitaannya itu. Beberapa bagian yang menjadi prinsip keyakinan Ayub yang ia ucapkan bahwa Tidak ada Rencana Tuhan yang gagal
1. Ayub Tahu bahwa Rencana Allah Mampu/Sanggup Memulihkan Hidupnya. (Ayt 10)
Bagi Ayub penderitaan yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidupnya bukanlah sebuah alasan untuk  ia tidak setia kepada Tuhan melainkan melalui penderitaan itu ia justru melihat bahwa ada Pemulihan Tuhan yang besar melampaui semua penderitaan yang ia alami.

2. Ayub Sadar bahwa Rencana Allah Sanggup Memberkati Hidupnya (Ayt 12)
Ayat 12 merupakan bagian penting dari pemberkatan Allah terhadap Ayub. Mungkin kita tidak mengalami pergumulan seperti Ayub, namun saya percaya kita semua memiliki pergumulan. Satu hal yaitu Tetap bertahan dalam keyakinan iman kita bahwa Rencana dan Rancangan Allah selalu mendatangkan berkat dalam hidup kita, mendatangkan kebaikan bagi kita.

3. Ayub Mengakui bahwa Rencana Allah Selalu Menyediakan Pengharapan (Ayt 16)
Pemulihan Allah terhadap Ayub bukan hanya melipat gandakan pemberianNya namun lebih lagi menjadikan Ayub hidup dalam Pengharapan dan Kebahagiaan dengan menambahkan usia selama 140 tahun bersama anak cucunya. Ada sukacita besar, ada kebahagiaan yang dirasakan Ayub karena Rencana Allah yang begitu indah.

Saudaraku mari kita terus menaru pergumulan kita pada rencana dan Rancangan Tuhan, karena Tidak ada rencana Tuhan yang gagal dan mengecewakan kita. Amin (angel).