ORANG DUSTA KEKEJIAN BAGI TUHAN (6)

“Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi Tuhan tetapi orang yang berlaku setia di kenan-Nya “
Amsal 12 : 22

Pemahaman kata dusta adalah sebuah tindakan, sikap bahkan perbuatan melalui perkataan yang tidak sesuai dengan apa yang di kerjakan.
Dusta adalah perkataan yang tidak benar atau bohon (KBBI).

Dusta terbagi menjadi tiga macam:
1. Dusta pada Tuhan
2. Dusta pada diri sendiri
3. Dusta pada sesama
Akan tetapi ketika seseorang berbuat dusta dapat berdampak pada hubungan manusia dengan Tuhan, diri sendiri bahkan pada sesama.

Mengapa tidak boleh berdusta ?
1. Tidak ada kebenaran di dalam dusta (1 Yoh 2 :21 )”...tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran “
2. Tidak akan diam di dalam ku ( Masmur 101 :7 ) “ orang yang melakukan tipu daya tidak akan diam di dalam rumahku, orang yang berbicara dusta tidak akan tegak di depan mataku “
3. Akan menjadi pengikut Iblis ( Yohanes 8 ; 44 )  “iblislah yang menjadi bapamu dan kamu akan melakukan keinginan,keinginan bapamu ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran apabila ia berkata dusta “.

Orang yang berdusta dapat berakibat  :
1. Hubungan dengan sesama tidak baik , menjadi tidak enak
2. Hati akan tersakiti , suarn bera hati itu terus akan berbicara terus bahkan hati akan tertuduh
3. Kekejian bagi Tuhan. ( amsal 12 : 22 )
4. Tidak masuk dalam kekelan besama dengan Tuhan  wahyu ( 21 : 27 , Wahyu 22 : 15 )

        “Jagalah Lidahmu karena lidahmu adalah harimaumu “
(PS)