ORANG DUSTA KEKEJIAN BAGI TUHAN ( 1)



"Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi Tuhan tetapi orang yang berlaku setia 
di kenanNya" Amsal 12 : 22 

Hal yang paling mendasar dari Pembacaan Amsal 12 adalah berkenaan dengan Orang yang hidup dalam Kebenaran dan Orang yang hidup didalam dusta/Kebohongan. Kehidupan yang diliputi oleh dusta dan ketidak jujuran berarti hidup bertolak belakang dengan Kebenaran Allah atau sama halnya melawan Allah. Beberapa poin penting yang kita pelajari dari Perbandingan orang yang hidup dalam kebenaran dan orang yang  hidup dalam dusta.

1. Orang Yang Hidup dalam Dusta/Kebohongan
Menerima Penghukuman dari Allah (ayt 2b)
Tidak mampu bertahan dalam ujian ( ayt 3a)
Menerima Hinaan ( ayt 8b )
Hidup dalam Jerat iblis ( ayt 13a)
Hidup dalam Kebodohan (ayt 15a )
Hidup Terkutuk (ayt 18a)
Selalu merencanakan Kejahatan (ayt 20a)
Menerima Kebinasaan) ayt 28b)
Hidup didalam  dusta menjadikan kita kehilangan Kebenaran Allah, hidup didalam dusta menjadikan kita melawan Allah dan hidup dalam dusta menjadikan kita sebagai orang-orang terkutuk dan dimurkai Allah (Antikrist).

2. Orang Yang Hidup dalam Kebenaran
Hidup dalam Perkenanan Tuhan (ayt 12a,22b)
Kuat dalam segala Keadaan (ayt 6b)
Mampu menerobos Kesukaran hidup (ayt 13b)
Mampu menyatakan Kebaikan Allah (ayt 14a)
Menerima Kesembuhan Ilahi (ayt 18b)
Hidup dalam Proteksi Allah (ayt 19a)
Hidup dalam Sukacita Iman (ayt 20b)
Dikaruniai Umur yang panjang (ayt 28a)

Hidup dalam kebenaran Allah memperkenankan Allah hadir dalam bagian hidup kita, hidup dalam Kebenaran Allah berarti menjadikan Allah IMANUEL dalam hidup kita.
Dua bagian diatas sangat jelas untuk kita renungkan, bahkan pelajaran untuk mengevaluasi diri kita. Sudahkah kita menjadi berkat melalui perkataan kita terutama dalam hal kejujuran. (Murthy)