KENAGKKUHAN MERENDAHKAN ORANG (3)

" Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian". 

(Amsal 29:23)

Keangkuhan adalah sifat sombong dari seseorang serta sifat memandang rendah orang lain, atau bisa dikatakan congkak, arogan menampilkan diri lebih tinggi, lebih mulia dan lebih hebat. Minggu ini berit yang menjadi perenungan kita adalah berkenaan dengan “Keangkuhan Merendahkan Orang” 

Yang perlu kita pahami berkaitan dengan ini adalah:
1. Allah menentang Orang yang Angkuh (Yakobus 4:6)
Keangkuhan, kecongkakan adalah bagian dari kesombongan diri yang perlu dilawan. Karena hal-hal itu tidak disukai Allah, bahkan Allah sendiri menentang keangkuhan, kecongkakan. Sebaliknya milikilah kerendahan hati, hidup karena apa adanya dan bukan karena ada apanya maka melalui itulah maka Tuhan akan meninggikan kita

2. Keangkuhan adalah Seorang Pencemooh ( Amsal 11:2)
Firman Tuhan dalam Amsal 11:2 jelas bahwa seorang yang angkuh, disamakan dengan pencemooh yaitu suka merendahkan orang lain, bahkan dalam Amsal 18: 12 “tinggi hati mendahului Kehancuran artinya kehidupan kita tidak akan kuat, keluarga kita tidak akan kuat karena akibat sifat angkuh yang ada.

3. Keangkuhan Mendatangkan Murka ( 2 Tawarikh 32:25)
Pertolongan Tuhan terhadap Raja Hizkia jelas ketika permohonannya dijawab oleh Tuhan saat ia sakit, suatu mujizat ajaib yang disediakan Tuhan sehingga ada kesembuhan. Awalnya Hizkia adalah seorang raja dekat dengan Tuhan, akrab dengan Tuhan bahkan selalu berpaut kepada Tuhan bahkan Firman Tuhan berkata tidak ada lagi tang seperti dia, namu ditengah kehidupannya Hizkia jatuh dalam dosa keangkuhan dan Tuhan pun murka.

Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus, buanglah sikap angkuh dan kenakanlah sikap rendah hati. Jangan merasa diri kita sudah berada diatas langit, padahal kaki masih menyentuh tanah. Amin. (murthy)