ORANG BENAR TIDAK PERNAH DITINGGALKAN (3)

“Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya 
meminta-minta roti; “ (Maz. 37:25 )

Menarik dalam perenungan kita minggu ini, berbicara berkenaan tentang orang benar tidak pernah di tinggalkan. Dalam perikop Mazmur pada pasal 37 raja Daud memberikan sebuah  gembaran tentang konsep hidup orang benar dan orang fasik. Yang menjadi fokus kita adalah hidup orang benar. Apa yang sebenarnya raja Daud ingin sampaikan kepada kita dalam Mazmur 37:25 ini? Maka ada beberapa point yang saya ingin bagikan untuk kita sama-sama boleh renungkan bersama. 

1. Orang benar selalu dalam peryertaan Tuhan (Mazmur 37:25). 
Hidup dalam Tuhan akan selalu mendapat kekuatan yang baru, artinya bahwa Tuhan itu tidak pernah membiarkan atau meninggalkan orang yang mengasihi Dia, bahkan kasih setia Tuhan itu tetap untuk selamanya tanpa memandang usia dari kita muda bahkan sampai kita tua, karna Tuhan selalu menopang orang benar (Mazmur 37:24)

2. Orang benar tidak akan dipermalukan (Mazmur 37:25c). 
Bukan cuma orang benar hidup dalam penyertaan Tuhan saja, tetapi juga orang benar hidup dalam kelimpahan berkat yang Tuhan sediakan. Berkat Tuhan selalu mengalir dalam situasi kondisi apapun sehingga orang benar tidak akan mendapat malu ditengah kelaparan bahkan anak cucunya juga tidak mendapat rasa malu karna meminta roti.

3. Orang benar akan menjadikan keturunannya menjadi berkat bagi orang lain (Mazmur 37:26). 
Apa yang kita tabur akan juga akan kita tuai. Sebagai contoh Orang tua yang baik akan menjadikan anak-anak yang baik pula, tidak mungkin orang tua yang tidak baik menjadikan anak yang baik. Menarik bahwa orang benar bukan hanya dirinya sendiri menjadi berkat tetapi keturunannya juga ikut menjadi berkat. Apa yang kita lakukan dapat mempengaruhi orang lain bahwa orang bisa kecipratan berkatnya dari apa yang kita lakukan (Mazmur 37:26)....... (Be)