KUASA IMAN (4)



Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?" (Yoh.11:40)

Sudahkah saudara mengalami kuasa didalam Iman? Yang menyatakan kebenaran akan apa yang Tuhan janjikan dalam hidup kita? Tuhan tidak pernah lalai akan janjiNya, Dia akan menyatakan segala sesuaatu yang tertulis dalam kebenaran, jika kita setia melakukan iman kepada Tuhan.

KUASA IMAN MEMBUKTIKAN PERKATAAN TUHAN Luk 1:45  Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."  Bukan apa yang kita perkatakan yang akan terjadi, tetapi apa yang Tuhan perkatakan itu yang akan terjadi… sebab itu iman kita harus sesuai dengan apa yang menjadi kehendakNya. Bukan kehendak diri kita sendiri. Jadilah sesuai dengan perkataan Tuhan.. itu iman kita.

KUASA IMAN MEMBUKTIKAN JANJI TUHAN  Rm 4:21  dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. Janji Tuhan ddapat kita buktikan. penyertaanNya, kasih setiaNya, keadilanNya dan seterusnya. Bukan hanya tulisan belaka tetapi kuasa itu dapat dinyatakan ketika kita mampu untuk memiliki iman yang sungguh didalam Tuhan. pasti, tidak mudah-mudahan, pasti, tidak kiranya, pasti… Dia akan menggenapkan janjiNya. 

KUASA IMAN MEMILIKI HIDUP YANG KEKAL 1Yoh 5:13  Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal. Menjadi hal yang sangat penting, jika kita memiliki iman maka Tuhan akan menyatakan kepastian keselamatan sampai masa kekekalan hidup kita. amin (LGS)

Dalam setiap pengalaman iman kita akan diperkuat ddalam iman dan terus bertumbuh dan berbuah dalam kemuliaanNya.Rm 4:20  Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah,Amin (LGS) 

KUASA IMAN (3)



Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?" (Yoh.11:40)

Jemaat yang diberkati oleh Tuhan kita Yesus kuasa iman ini dimulai dari kisah Lazarus yang sudah mati selama 4 hari (Yoh 11:39). Yang dibangkitkan oleh Tuhan Yesus. Maka pertanyaanya apa yang membuat Lazarus bisa bangkit dari kematian. Kebangkitan Lazarus tidak lain karena iman saudara perempuanya Maria dan Marta. Maka ada beberapa hal yang akan bisa kita renungkan berkenaan kuasa iman. 

1. Dengan iman kita dapat  melihat kemuliaan Allah dinyatakan (Yoh 11:40).  Yesus tahu dan mengerti bahwa Lazarus bukan tertidur melainkan Lazarus sudah mati (ayat 13).  Tetapi Yesus sengaja tinggal dua hari lagi dimana Dia berada (ayat 6). Maksud dari Yesus supaya semua orang melihat kemuliaan Allah dinyatakan melalui kematian Lazarus. Secara manusia empat hari adalah waktu yang cukup lama untuk seorang mayat akan berbau busuk dan tidak ada harapan seorang mati itu akan bangkit. Tetapi yang perlu kita garis bawahi pada point pertama ini  kata percaya sama seperti iman Maria dan Marta.  Jika kita ingin melihat kemuliaan Allah dalam hidup kita tidak lain dengan kita percaya kepada Allah yang hidup.

2. Dengan iman kita dapat melihat betapa besar kuasa Allah (Yoh 11:44). Tidak saja kuasa Allah yang dinyatakan dalam hidup kita kuasa iman itu juga yang akan membawa kita kepada  mujizat demi mujizat asalkan kita percaya dan nyakin bahwa Tuhan kita Yesus saja yang mampu untuk melakukan mujizat itu (ayat 42). Kuasa iman itu hanya dapat kita temukan dan kita rasakan didalam Yesus. Pada akhirnya kisah ini kuasa Yesus dinyatakan dengan bangkitnya Lazarus dari kubur. Mari kita serahkan iman kita kepada Yesus. 

3. Dengan iman kita dapat memperoleh kehidupan kekal (Yoh 3:16). Yesus yang mampu dan bisa membawa kita kepada keselamatan yang kekal. Akulah jalan dan hidup (Yoh 14:6) diluar Yesus tidak ada jalan menuju keselamatan dan Yesus menggambarkan DiriNya sebagai kebangkitan dan hidup diluar Yesus tidak ada kehidupan...Amin (Be)

KUASA IMAN (2)

Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?" (Yoh.11:40)

"Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?" Artinya iman yang sungguh dalam kebenaran FirmanNya membuat orang-orang percaya akan melihat kemuliaan Allah yaitu akan melihat hal-hal yang besar bagi Allah. Di dalam PL kuasa iman itu telah diberikan kepada hakim dan nabi-nabi seperti kepada Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel, juga para nabi. Karena iman telah menaklukan kerajaan-kerajaan. Karena iman dan mengamalkan kebenaran memperoleh apa yang telah dijanjikan, mengkatupkan mulut singa, mereka telah luput dari dapur api, luput dari mata pedang. Ayat yang diatas adalah perkataan Tuhan Yesus sendiri : “Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?".  

Di dalam Mazmur 37:5 Daud berkata : Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN, dan percayalah kepadaNya, dan Ia akan bertindak. Ada 2 hal Yang diinginkan dari kita disini. 1. Tindakan serahkanlah hidupmu (komitmet). 2. Sikap”Percayalah kepadaNya” dan Ia akan bertindak. Artinya dengan sikap kita menyerahkan hidup kita menjadi milikNya dan terus menerus kita mempercayai Dia sepenuhnya maka Ia akan bertindak artinya Tuhan akan turun tangan di dalamnya dan menyertai kita orang-orang percaya dengan kuasaNya. Mazmur 56:4. Daud berkata kepada Tuhan: “Waktu aku takut, aku ini percaya kepadaMu”. Disini Daud menyadari adanya 2 hal yang saling bertentangan yang mempengaruhi dirinya pada waktu yang bersamaan yaituPercaya dan rasa takut. Rasa takut itu hanya ada di pikiran dan perasaan kita. Sedangkan percaya itu berada di dalam roh kita. Percaya kita ini harus sampai matang (kuat) sehingga bisa mengalahkan rasa takut yang berada dipikiran dan perasaan kita. Inilah yang disebut dengan kuasa iman atau iman yang menghasilkan kuasa yang bekerja di dalam hidup kita. Jangan bimbang seperti Petrus waktu berjalan diatas air. 

Iman itu berkaitan deNgan 2 hal yang tidak  kelihatan yaitu Allah dan firmanNya. Kepercayaan kita bertumpu pada firmanNya sedangkan keyakinan kita bertumpu pada pribadiNya. Jika kita tidak percaya lagi akan Allah akhirnya kitapun tidak akan lagi percaya pada firmanNya dan orang seperti ini tidak akan bisa melihat kemuliaanNya. Amin. (BS)

KUASA IMAN (1)



Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati." 
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?" (Yoh.11:39-40)

Iman adalah dasar dari segala seuatu yang kita harapkan serta bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat!. (Ibrani 11:1). Rasul Yohanes menegaskan pentingnya perihal iman, bahkan iman menjadi salah satu pilar penting dalam hidup kekristenan. “Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, ....”. (I Kor.13:13). Rasul Yohanes juga menegaskan, “..... Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. (I Yoh. 5:4).
Dasyatnya akan kuasa Iman! Yesus pernah berkata. “... Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana,  —  maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.”. (Mat. 17:20).

Sedangkan sumber iman sendiri adalah Firman Tuhan! Paulus berkata,” Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.” (Roma 10:17). Maka dalam khotbahNya di bukit Yesus menegaskan bahwa manusia hidup bukan oleh roti saja, melainkan dari perkataan yang keluar dari mulut Allah. (Mat.4:4).

Dalam nats diatas  kita belajar beberapa  hal penting berkaitan dengan kuasa iman. Ketika Yesus melihat keraguan Martha (Yoh. 11:39), “maka Yesus menjawab,”... Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah? (Yoh. 11:40)..
1. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil!. (Lukas 1:37) 
Tuhan Yesus mampu melakukan segala sesuatu, juga untuk membangkitkan Lazarus. Tidak ada yang sulit dan sukar bagiNya!. Karena Yesus sebagai pencipta, penguasa dan pemilik baik yang ada dibumi dan di sorga. Dia Tuhan atas orang yang hidup dan orang yang mati. (Roma 14:9).
2. Bagi orang percaya tidak ada yang mustahil ! (Markus 9:23) 
Yesus sendiri yang menegaskan dihadapan para muridNya dan orang banyak yang mengikutinya. Bahwa...tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!.

Kuasa iman itu dasyat dan luar biasa bagi setiap orang yang percaya. Sebab bagi Tuhan dan orang-orang yang percaya tidak ada perkara yang mustahil. Amin. NDP

TETAP BERTABAH HATI (5)


 ( KPR 27:22)

Tema berit minggu ini mengajarkan tentang tabah hati , apa pengertian tentang tabah hati itu ? 
1. Kata bertabah hati diterjemahkan dari satu kata kerja Yunani yang berarti, “supaya kalian jangan kehilangan semangat,” atau “supaya kalian menjadi kuat dalam pikiran kalian.” Mengapa demikian? Melalui peristiwa yang sulit dan mengerikan ini, Rasul Paulus ingin menyaksikan rencana dan sekaligus kuasa Allah yang menyertainya, bahwa Allah itu hidup dan dapat dipercaya. 

2. Tabah itu berarti kuat hati, teguh hati dan berani menghadapi segala macam cobaan yang terjadi didalam hidup ini. Bukannya ciut, keder, atau nyalinya kendor ketika sedang menghadapi berbagai tantangan hidup, orang yang tabah justru mampu mengelola hatinya dengan menghadapi berbagai permasalahan. Dalam nats bacaan kita ini saja, kata tabah hati dituliskan sampai tiga kali, artinya perkataan ini sangat penting!

Bagaimana menjadi orang yang tabah hati ?
1. Kerelaan Hati, Sebenarnya Rasul Paulus memiliki alasan untuk marah, mengeluh atau demonstrasi kepada Tuhan. Toh, Rasul Paulus menghadapi badai laut ini karena melakukan tugas pelayanan. Dan,  semua pengorbanan, pengabdian, dan persembahan hidup Rasul Paulus adalah untuk kemuliaan Tuhan. Namun, sungguh sangat luar biasa, karena Rasul Paulus justru  memilih untuk tabah hati dalam menghadapai semua permasalahan berat yang sedang melanda dirinya dan orang-orang yang sedang bersamanya. 
2. Berfikir positip, meski nasehatnya diabaikan. Walaupun perkataannya tidak diperhatikan oleh orang lain. Dan, kendati sama-sama sedang terancam nyawanya, namun  Rasul Paulus justru mengingatkan sesamanya untuk tabah. Mungkin, mudah bagi orang yang sedang bahagia untuk meminta orang yang sedang susah untuk tabah hati. Namun, ketika orang yang sedang terancam mati yang mengingatkan kepada sesamanya untuk tabah hati, maka tentu kualitas nasehatnya adalah jenis kualitas yang baik.

Berkat yang luar biasa bagi orang yang tabah hati adalah pertama, mendapat peneguhan untuk kuat bagi dirinya sendiri. Kedua, orang yang tabah hati mendapat peneguhan dari Tuhan. Ketiga, orang yang tabah hati mendapat kekuatan baru yang sangat dahsyat dari Tuhan sendiri. (PS)