TUHAN SEMAKIN BESAR, AKU SEMAKIN KECIL (6)



“Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil. (Yohanes 3 : 30)

Tema ini merupakan ungkapan dari Yohanes ketika orang Yahudi datang kepada  murid Yohanes dengan memperselisihkan baptisan. Saya percaya maksud dari orang Yahudi ini ingin membuat perpecahan  antara murid Yohanes dan Yohanes sendiri. Tetapi saya senang dengan jawaban yang diberikan Yohanes kepada murid tentang Yesus.  maka ada beberepa point yang boleh kita renungkan berkenaan dengan tema kita minggu ini. 

1. Yohanes sadar bahwa ia bukan Mesias (Yoh 3:28). Yohanes mengerti bahwa dirinya hanya seorang hamba yang diutus, dipakai oleh Tuhan untuk mendahuluiNya  dalam membaptis dan menjadi saksi bahwa hanya Yesus yang berhak untuk dimuliakan dan ditinggikan walaupun mereka bersama-sama bertugas untuk membaptis orang.   Sehingga, Yohanes tidak mencuri kemuliaan Tuhan meskipun ia dipandang oleh orang sebagai guru tetapi hal itu tidak membuat ia menjadi sombong dan tinggi hati.
 Hidup kita sebagai alat untuk memuliakan Tuhan:  Kita manusia mudah menjadi sombong dengan talenta dan kekuasaan yang Tuhan berikan kepada kita, tetapi dengan tema kita minggu ini biarlah apa yang kita miliki itu untuk kemuliaaan nama Tuhan saja.  

2. Yohanes mengerti bahwa sukacitanya menjadi penuh ketika banyak orang datang kepada Yesus (Yoh 3:29). Jelas bahwa apa yang menjadi haparan Yohanes telah menjadi nyata bahwa dalam pelayanannya itu untuk memuliakan Tuhan, Yohanes paham betul bahwa yang memiliki jemaat dan gereja adalah Tuhan bukan dirinya dia hanya seorang sahabat.
Pelayanan kita untuk memuliakan Tuhan:  Apa yang Tuhan percayakan dalam pelayan kita untuk nama Tuhan bukan nama kita yang di muliakan sehingga kita tidak menjadi orang sombong.

3. Yesus semakin besar kita semakin kecil (Yoh 3:30). Ungkapan ini yang menjadi inti point bahwa nama Tuhan yang terus,dan terus di kita muliakan dengan kita mengosongkan diri kita sebagai hamba Allah..Amin (Be).