RAHMAT TUHAN SELALU BARU SETIAP HARI (5)

Kamis, 5 Januari 2017

"Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!"
Ratapan 3:21-23

Kalau kita baca dalam kitab Ratapan pasal 3 mulai ayat 1 -23 , maka kita akan menemukan bahwa didikan Tuhan itu berlangsung terus-menerus, bahkan pada Ratapan 3:17 Engkau menceraikan nyawaku dari kesejahteraan, aku lupa akan kebahagiaan. 3:18 Sangkaku: hilang lenyaplah kemasyhuranku dan harapanku kepada TUHAN.
Artinya rasanya hidup yang dijalankan begitu menyakitkan, karena tidak ada lagi kesejahteraan, tidak ada kebahagian, bahkan hidup yang dijalani rasanya seperti orang yang tidak lagi memiliki pengharapan kepada Tuhan. Bahkan dikatakan dalam Ratapan 3:20 Jiwaku selalu teringat akan hal itu dan tertekan dalam diriku.

I. Lalu apa makna Kata Rahmad itu ? kata ini dapat di pahami sebagai berikut :
rah•mat n 1 belas kasih; kerahiman; 2 karunia (Allah); berkah (Allah) ; KBBI rahmat n 1) belas kasihan, kerahim; anugerah, balasan, berkat, ganjaran, kurnia, limpahan, restu; KBBI
yang berati :

1. kemurahan hati, pertolongan sukarela, yang Allah berikan kepada kita, agar kita dapat menjawab panggilan-Nya.
2. keikutsertaan ada kehidupan Allah, ia mengantar kita masuk ke dalam kehidupan Kristus yang paling dalam.
3. bantuan/pertolongan yang Allah berikan kepada kita, supaya kita dapat menjawab panggilan kita menjadi anak Nya.

Lalu apa yang di sampaikan Nabi Yesaya dalam Nubuatannya bahwa akan datang TAHUN RAHMAT TUHAN dimana akan datang seseorang Yang Diurapi/ Kristus/ Mesias…..yang dipakai Tuhan untuk memberitakan kabar baik. Semua orang Yahudi menanti datangnya Mesias/ yang di urapi ini…..datangnya tahun rahmat Tuhan. Bahkan sampai sekarang ini orang Yahudi masih menantikan datangnya Mesias.

II. Apa isi Pesan dalam Rahmat Tuhan itu ? kabar baik bagi orang sengsara, merawat orang yang remuk hati, pembebasan pada orang tawanan, pengelihatan pada orang buta, membebaskan orang-orang yang tertindas, tahun rahmat Tuhan ( Yesaya 61 : 1 dan luk 4 : 18-19 )

III. Bagaimana dapat mengalami Rahmat Tuhan Itu ?
a. Menantikan Tuhan .Yesaya 40:31, Orang yang menanti-nantikan Tuhan dengan taat dan tekun akan mendapatkan kekuatan baru.
b. Mengenal Tuhan dengan betul . (Hosea 6:3).

Memasuki tahun yang baru, marilah kita semua bersyukur karena ada janji Tuhan untuk membuka peluang-peluang baru, kesempatan-kesempatan baru dan harapan-harapan baru seiring dengan turunnya berkat-berkat dan rahmatNya yang baru pula. Jangan lupa syukuri tahun 2016 yang sudah kita tinggalkan , karena dalam apapun yang anda alami tahun ini ada rencana Tuhan yang luar biasa buat kita. Karenanya kita tidak perlu ragu untuk tersenyum bahagia ketika bangun esok pagi. Mari masuki tahun yang baru dengan langkah pasti dan penuh sukacita. (PS)

 

RAHMAT TUHAN SELALU BARU SETIAP HARI (4)

Rabu, 4 Januari 2017

Ratapan 3 :22-23 dan 32

Kitab ini disebut Kitab Ratapan, sebab isinya adalah serangkaian ratapan Nabi Yeremia ketika Yerusalem hancur akibat hukuman Allah yang berat bagi umatNya karena pelanggaran, pemberontakan mereka kepada Allah. Maka Allah menyerahkan Yerusalem ketangan musuh.

Ratapan 2:7
Tuhan membuang mezbah-Nya, meninggalkan tempat kudus-Nya, menyerahkan ke dalam tangan seteru tembok puri-purinya. Teriakan ramai mereka dalam Bait Allah seperti keramaian pada hari perayaan jemaah.

Ratapan 2:9
...Tak ada petunjuk dari TUHAN, bahkan nabi-nabi tidak menerima lagi wahyu dari pada-Nya. Allah tidak lagi berkomunikasi langsung dengan umatNya karena ada dosa yang menajiskan (baca penjelasan Yesaya 59:1-3). Akibat ada dosa maka Roh Kudus berhenti memanifestasikan karunia-karunia dan kuasa-kuasa ajaibNya melalui orang-orang percaya karena umatNya tidak berusaha mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya.

Ratapan 2:12
Kepada ibunya anak-anak bertanya: "Mana roti dan anggur?," “Bayi menangis, anak-anak berteriak kepada ibunya karena menderita kelaparan, makanan yang sehat tidak mereka Temukan lagi.

Ratapan 2:11

Mataku kusam dengan air mata, remuk redam hatiku; hancur habis hatiku karena keruntuhan puteri bangsaku, sebab jatuh pingsan kanak-kanak dan bayi di lapangan-lapangan kota.
Yeremia menangis karena melihat kesedihan dan penderitaan yang tragis, Yeremia hancur hati sedih karena kemerosotan moral bangsanya yang menolak Allah.

Ratapan 2:18-19
Yeremia memanggil dan mengumpulkan bangsa itu untuk bertobat, menangislah , cucurkanlah air matamu dan... janganlah engkau beristirahat dihadapanNya. Bangunlah dan mengeranglah pada malam hari, curahkanlah isi hatimu bagaikan air di hadapan Tuhan, angkatlah tanganmu kepada-Nya, Nyatakanlah semuanya ini didalam doa serta! Ucapan syukur.

Ratapan 3:22-23 dan 32
Ini menjelaskan bahwa: tidak berkesudahan kasih setia Tuhan itu, tak habis-habisnya rahmatNya selalu baru setiap hari. Walaupun Ia siap mendatangkan hukuman berat, penderitaan hebat kepada umatNya yang berdosa, menolak dan memberontak, namun mau kembali berbalik dan bertobat kepadaNya dengan sungguh-sungguh. Maka Ia juga sesungguhnya menyayangi dan mengasihi anak-anakNya menurut kebesaran kasih setiaNya. Amin.
BS

 

RahmatNya Baru Setiap Hari (3)

Selasa, 3 Januari 2017

"Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!"
Ratapan 3:21-23

Ada seorarg hamba Tuhan yang bersaksi: suatu hari dia mengalami sakit, anak yang nomor dua tidak naik kelas, sementara kontrakkan rumahnya hampir habis. Ditengah-tengah pergumulan yang dialami...dia sedih dan hampir-hampir putus asa. Tiba-tiba isterinya menyalakan radio, dan terdengar pujian yang syairnya berbunyi.... “kasih Tuhan tak berkesudahan tak habis-habisnya rahmatNya selalu baru setiap pagi, baru setiap pagi besar setiaMu Tuhan... Besar setiaMu...”


Hamba Tuhan tersebut langsung berlurut dihadapanNya serta memohon pengampunan atas sikapnya yang salah kepada Tuhan. Ketika hamba Tuhan itu berdiri, dia merasakan semua sakit-penyakit ditubuhnya hilang... mujizat Tuhan nyata!.


Nats diatas merupakan penghiburan Yeremia kepada orang-orang Israel kala Yerusalem menjadi timbunan puing-puing. Dosa serta pelangaran bangsa itu membuat Tuhan menjadi murka!. Kota tersebut dihancurkan oleh musuh, dan mereka hidup dalam kesusahan dan penderitaan.


Ungkapan Yeremia yang luar biasa dan dahsyat, penghiburan yang indah berkenaan dengan keteguhan hati dalam menghadapi krisis kehidupan. Kasih karunia Allah tetap hadir dalam hidupnya. Perkataan, “Tak berkesudahan kasih setia Tuhan”. Hal tersebut menunjukkan bahwa kasih setiaNya itu mampu untuk memenuhi segala kebutuhan dan permasalahan hidup manusia!.


Tuhan tidak kurang panjang tanganNya untuk menolong anak-anakNya... Tuhan tidak kurang mendengar untuk mendengar dan menjawab doa umatNya.. dan Tuhan tidak kurang cara untuk memberikan jalan keluar bagi yang membutuhkanNya. Dia Tuhan yang sanggup dan mampu untuk melakukan segala perkara (Allah yang Superior).


Saudara yang terkasih didalam Tuhan, tahun 2017 sudah kita bersama masuki. Pastikan bahwa Tuhan ada dipihak kita!...”jika Allah dipihak kita, siapakah yang akan melawan kita?”. (Roma 8:31). Pemazmur berkata, “Tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan, Tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan!. Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan akan menceritakan perbuatan-perbuatan Tuhan”. (Mazmur 118:16-17). Dan bersama Tuhan kita pasti akan melalukan perkara-perkara yang gagah perkasa dibumi. Amin. NDP

 

RahmatNya Baru Setiap Hari (2)

Senin, 2 Januari 2017

Tak berkesudahan kasih setia TUHAN,
tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! Rat. 3:22,23

Pertanyaan wajar yang dapat muncul didalam benak kita. Seberapa banyak Tuhan menyediakan rahmatNya bagi setiap orang percaya? Sehingga kita dijamin setiap hari. Selalu disediakan baru bagi kita. Mari melihat kebenaran ini agar iman percaya kita penuh kepada rahmat Tuhan.

RAHMAT TUHAN ADA SEJAK PURBAKALA Mzm 25:6 Ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih setia-Mu, ya TUHAN, sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala. Kebenaran ini menyatakan bahwa Tuhanlah yang mengadakan rahmat, Dia sumber rahmat, Dia menyediakan rahmatnya sejak masa penciptaan dunia ini, sejak purbakala.

RAHMAT TUHAN TURUN TEMURUN Luk 1:50 Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia tidak menahan rahmatnya untuk generasi tertentu, untuk masa tertentu atau usia tertentu, anak atau remaja atau dewasa atau usia lanjut. Semua berhak, semua disediakan dan semua bisa untuk menikmati rahmatNya. Adakah kita memiliki iman bahwa anak cucu kita pasti juga menerima rahmat Tuhan sebagaimana Tuhan menyediakan rahmatNya bagi kita.

RAHMAT TUHAN BERLIMPAH Mzm 119:156 Rahmat-Mu berlimpah, ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan hukum-hukum-Mu. Artinya berlebihan dan pasti tidak pernah berkekurangan. Mari kita bersukacita didalam rahmat Tuhan, mari kita bersyukur untuk apa yang disediakan baru setiap hari.

Sungguh mulia rahmat yang Tuhan sediakan bagi kita biarlah kita semakin dikuatkan dalam iman percaya kita sehingga mampu menghadapi kehidupan ini karena begitu kaya rahmat Tuhan mendampingi hidup kita. Amin (LGS)

 

RahmatNya Baru Setiap Hari (1)

Minggu , 1 Januari 2017

"Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!"
Ratapan 3:21-23


Berit minggu ini membahas tema berkenaan dengan “Rahmat Tuhan itu Selalu Baru Setiap Hari”. Hari ini kita hidup dipenghujung tahun 2016. Beberapa jam kedepan kita akan memasuki tahun baru 2017. Apa yang ada dipikiran saudara dan saya ditahun yang baru itu?. Atau apa yang sedang kita impikan serta rindukan ditahun 2017 ini?.
Yeremia dalam surat Ratapan menulis, hal-hal penting yang harus diperhatikan dan selalu membangun pengharapan kepada Tuhan.


1. Tak berkesudahan kasih setia Tuhan! (Ratapan 3:22).
Kasih Tuhan tidak berubah kepada kita. Tuhan tidak pernah kehabisan cara untuk tidak mengasihi anak-anakNya. Bahkan kesetiaan Tuhan selalu dinyatakan kepada saudara dan saya. Pemazmur berkata, “Sebab KasihNya hebat atas kita, dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya. Haleluya !” (Mazmur 117 : 2).


2. Tak habis-habisnya rahmat Tuhan ! (Ratapan 3 : 22)
Belas kasihan serta KaruniaNya tidak akan pernah habis!.
Rasul Paulus menegaskan, “Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan”. (II Kor 1 : 3)
RahmatNya akan selalu mengalir serta memenuhi kehidupan anak-anakNya (Yak 5 : 11).


3. Besar kesetiaan Tuhan ! (Ratapan 3 : 23)
Pemazmur menegaskan bahwa kesetiaan Tuhan itu turun-temurun (Mazmur 100 : 5) bahkan kesetiaanNya berlaku untuk selama-lamanya (Mazmur 117 : 2) kesetiaan melalui pertolonganNya. Juga kesetiaan Tuhan melalui penyertaan kepada anak-anakNya.

Saudara yang terkasih di dalam Tuhan Yesus Kristus, marilah kita bersama untuk menaruh iman dan pengharapan kita hanya kepada Tuhan. Dia, Tuhan yang tak berkesudahan kasih setiaNya... Tuhan yang tak kekurangan rahmat... dan Tuhan yang memiliki kesetiaan yang tidak terbatas. Sambut tahun 2017 dengan keyakinan yang benar bahwa Tuhan selalu serta memelihara kehidupan kita sepanjang tahun ini. Amin. NDP