TUHAN MENGABULKAN DOA YANG SESUAI DENGAN KEHENDAK-NYA (4)




Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.
(I Yoh. 5:14) 

Setiap orang memiliki permohonan didalam doanya kepada Tuhan. ada banyak permohonan yang kita bawa didalam doa kepada Tuhan.  Tuhan menjawab doa tepat pada waktuNya, ada kalanya juga Tuhan belum menjawab doa dan kita harus menunggu waktu Tuhan.  Yang harus kita ketahui bahwa tidak semua doa dijawab oleh Tuhan, sebab Tuhan memberikan persyaratan kepada kita yang meminta di dalam doa bahwa Tuhan hanya akan menjawab doa yang sesuai dengan kehenddakNya. Mari mempelajari beberapa persyaratan yang Tuhan berikan untuk kita berdoa menurut kehendakNya.

SESUAI KEHENDAKNYA, TINGGAL DIDALAM TUHAN DAN FIRMANNYA  Yoh 15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Persyaratan ini mutlak harus ada pada kita yang berdoa kepada Tuhan. Kita harus tinggal didalam Tuhan dan tinggal di dalam FirmanNya. Semuanya ini dapat kita nyatakan melalui cara hidup kita setiap hari. Tuhan akan melihat apakah kita menurut kehendakNya?

SESUAI KEHENDAKNYA, BERDOA DENGAN IMAN Yak 1:6  Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Percaya kepada Tuhan menjadi persyaratan mutlak pada saat kita berdoa. Mempercayakan Tuhan berarti kita percaya bahwa Tuhan sanggup untuk melakukan segala hal sesuai dengan kehendakNya. Sebab itu iman sangat penting untuk kita berdoa.

SESUAI KEHENDAKNYA, BERDOA TIDAK UNTUK MEMUASKAN HAWA NAFSU Yak 4:3  Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu. Peringatan keras bagi kita, bahwa doa akan dijawab apabila dalam permohonan tidak ada unsur memuaskan hawa nafsu kita. Bersih dari setiap motivasi yang menunjuk kepada diri sendiri. Sebaliknya semua yang kita minta harus mempermuliakan nama Tuhan. Biarlah melalui setiap doa yang kita naikkan menjadi suatu pengalaman kita bersama dengan Tuhan dalam memahami kehendakNya. Amin(LGS)

TUHAN MENGABULKAN DOA YANG SESUAI DENGAN KEHENDAK-NYA (3)


Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.
(I Yoh. 5:14) 

Pemahaman mengenai doa merupakan alat komunikasi kita dengan Tuhan melalui doa kita dapat mencurahkan isi hati kita kepada Tuhan, dengan doa kita dapat memohon sesuatu kepada Tuhan. Doa adalah berseru kepada Tuhan ( Mazmur 17:6), berseru kepada nama Tuhan (Kejadian 4:26). berseru dengan nyaring kepada Tuhan ( masmur 3:5 ) mengangkat jiwa kepada Tuhan (Mazmur 25:1 ), mencari Tuhan (Yesaya 55:6), menghampiri tahta kasih karunia dengan keberanian (Ibrani 4:16) mendekati Allah (Ibrani 10:22).
Kenapa kita harus berdoa ? sesuai apa yang di tulis oleh tokoh reformasi gereja bapak Martin Luter doa merupakan nafas hidup orang percaya jadi jika kita tidak berdoa maka kita akan mengalami kematian rohani.

Kapan kita berdoa ? setiap saat dan setiap waktu .
Dimana kita berdoa ? dimana saja asal hati kita kontak dengan Tuhan karena doa bagi orang percaya   tidak di batasi dengan ruang dan waktu .
Dari pertanyaan pertanyaa di atas maka dapat mempertajam pemahaman kita tentang doa.

Bagaimana doa itu bisa di kabulkan ?
Banyak cara supaya doa dapat dikabulkan , tetapi ada satu cara yang paling akurat supaya doa itu dapat dikabulkan yaitu doa yang sesuai dengan kehendak Allah .
Pengertian kehendak Allah dapat di pahami Allah (Nugroho hananiel ) : 
1. Allah menyatakan FirmanNya yang mencakup semua perintah-perintahNya.
2. Segala sesuatu yang di ingini Allah secara jelas karena kehendak Allah itu sempurna.
3. Apa yang di ijinkan atau di biarkan terjadi oleh Allah sekalipun hal itu tidak secara Khusus di ingini terjadi, seringkali di sebut” kehendak Allah yang mengijinkan “
Seperti apa yang tertulis di Matius 6:10 “datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMU di bumi seperti di surga”   
1. Doa orang percaya harus berhubungan dengan kerajaan Allah, kita harus berdoa mendatangkan kerajaan Allah, berdoa untuk menghadirkan Allah, manisfestasi Rohani dari kerajaan Allah sekarang ini, termasuk pernyataan kuasa Allah di antara umatNya. 
2. Berdoa sungguh-sungguh menginginkan kehendak dan maksud Allah terwujud dalam kehidupan kita.

Jadi dalam doa kita, kita harus tunduk kepada Allah dan supaya kehendakNya terjadi dalam kehidupan kita (Yohanes 14:13). Kehendak Allah dapat di pahami ketika kita sungguh-sungguh mencarinya. Setelah kita mengetahui kehendakNya mengenai suatu pokok tertentu, maka kita harus minta dengan yakin dan iman. Maka kita yakin Tuhan mendengar doa kita dan melakukan kehendakNya. (PS)

“ JIKA DOA MU BELUM DI KABULKAN, TETAPLAH BERDOA SAMPAI DOAMU DI KABULKAN TUHAN “

TUHAN MENGABULKAN DOA YANG SESUAI DENGAN KEHENDAK-NYA (2)




Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. (I Yoh. 5:14) 

Tema kita dalam minggu ini adalah: “Tuhan Mengabulkan Doa Sesuai Dengan KehendakNya”. Mungkin kita bertanya, bagaimana caranya mengetahui bahwa apa yang kita doakan itu sesuai dengan kehendakNya?. Kita menghadapi berbagai situasi yang sangat kompleks, sehingga dalam berdoa, sulit mengetahui pikiran dan kehendak Allah. Jikalau kita bergantung kepada hikmat dan pengertian jasmaniah, kita tidak dapat mengetahui kehendak Allah  dan kita tidak akan mungkin dapat berdoa sesuai dengan kehendakNya dan menerima jawaban-jawaban  doa yang kita butuhkan. Tetapi ketika mengijinkan Roh Kudus memegang kendali sepenuhnya untuk berdoa lewat kita, maka saat itulah kita dapat mengetahui bahwa 100% kita berdoa sesuai dengan kehendak Allah dan kita akan memperoleh apa yang kita minta.

Ketika kita berdoa sesuai dengan kehendakNya, maka tidak ada keragu-raguan, tidak ada pertanyaan, hanya ada keberanian dan keyakinan penuh bahwa kita  akan menerima apa yang kita minta dalam doa. Banyak  orang yang doa-doanya tidak dikabulkan, karena mereka berdoa sesuai dengan kehendak dan hawa nafsunya sendiri. Jadi, ketika kita berdoa dengan motivasi yang salah, kita tidak akan menerima jawaban apa-apa. (Baca: Yakobus 4:3). Banyak juga orang yang salah dalam berdoa, karena tidak yakin, tidak penuh kepercayaan (iman) datang kepada bapak, bahwa Dia-lah yang mendengar dan mengabulkan doa kita orang percaya. (Baca Ibrani 11:6), (Yakobus 1: 6-7). 

Roma 8:26 berkata: … Roh membantu kita dalam kelemahan kita, … Roh sendiri berdoa kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Oleh sebab itu, putuskanlah sebelum kita berdoa untuk menjadikan hidup kita ini menjadi sebuah bejana yang kosong bagi Roh Kudus, supaya Allah menjadikan kita prajurit doa yang dilengkapi dengan kuasa dan dipakai menjadi alat kemuliaanNya. Amin. (BS).

TUHAN MENGABULKAN DOA YANG SESUAI DENGAN KEHENDAK-NYA (1)


Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya. (I Yoh. 5:14-15) 


Minggu ini berit membahas tema berkenaan dengan “Tuhan Mengabulkan Doa Yang Sesuai Dengan KehendakNya”. Doa menjadi bagian penting dalam kehidupan iman Kristen. Bahkan ada yang berkata,”Doa merupakan nafas hidup prang percaya”. 

Doa menjadi sarana yang baik untuk membangun komunikasi kita dengan Tuhan. Doa juga alat untuk kita memperoleh penggenapan janji-janji Tuhan. Bahkan doa merupakan persekutuan yang intim kita dengan Bapa di sorga untuk kedamaian serta sukacita yang penuh. 

Dalam nats diatas, Rasul Yohanes menegaskan perihal keyakinannya kepada Allah sebagai pribadi yang mau mengabulkan doa anak-anakNya. Tuhan mendengar doa serta menjawab doa setiap orang yang berdoa sesuai dengan kehendakNya!. 
Ada beberapa hal penting yang dapat kita pelajari dan renungkan berkenaan dengan tema diatas!.
1. Berdoa sesuai dengan kesucian dan kebaikanNya!.
Apa yang kita doakan tidak bertentangan dengan sifat-sifatNya serta karakterNya. Semuanya sesuai denagn hukum dan perintahNya. Sehingga doa-doa kita tidak mengakibatkan dosa dihadapanNya.
2. Berdoa untuk mempermuliakanNya!.
Segala sesuatu yang kita doakan hanya untuk mendatangkan kemuliaanNya saja. Tuhan dimuliakan melalui permohonan doa anak-anakNya. Bahkan untuk keuntungan dan kemuliaan kita.

Saudara yang terkasih dalam Tuhan, kita percaya jika Tuhan pasti mendengar doa-doa anakNya. Tuhan juga akan mengabukan setiap permohonansaudara dan saya. Semuanya itu jika dilakukan dengan kehendakNya. (I Yoh.3:22). Amin. NDP

BERJUANGLAH UNTUK MEMPERTAHANKAN IMAN (7)


Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus.(Yudas 1:3)

Surat Yudas 1:3 sebagai dasar untuk kita renungkan minggu ini, berkenaan dengan berjuang untuk mempertahankan iman. Iman yang dimaksud dalam surat Yudas dalam bagian ini yaitu iman kepada Tuhan Yesus. 

Apa yang akan kita pelajari dan mengapa perlu mempertahankan iman? 
a. Iman berarti keselamatan. Yang dimaksudkan surat Yudas dalam bagian ini ialah, Yudas mengajak para murid-murid Yesus untuk bersama-sama berusaha dengan berjuang untuk melawan tantangan akhir zaman yang semakin rumit atau sulit untuk keselamatan bersama (Yudas 1:3a). Salah satu contoh yang akan dihadapi dan dialami oleh para murid ialah guru-guru palsu yang menyesatkan banyak orang dengan melakukan tanda-tanda ajaib. Ketika dalam pelayanan para murid-murid tidak disertai dengan tanda untuk melakukan hal-hal yang ajaib atau mujizat sedangkan ada guru-guru palsu yang mengatas namakan Yesus  bisa melakukan hal-hal yang ajaib dengan mujizat maka ada dua kemungkinan antara para murid tetap percaya kepada Yesus atau sebaliknya meninggalkan Yesus. Begitu juga yang sekarang dihadapai oleh anak-anak Tuhan dengan mudahnya kita meninggalkan Yesus karena tawaran dunia yang memukau dengan hal yang fana. Iman yang menyelamatkan (Efe 2:8)

b. Iman berarti dasar hidup orang percaya. Yudas juga dalam bagian ini menasehatkan agar kita berhati-hati untuk tetap mempertahankan iman percaya sebab akan ada banyak orang fasik menyusup ditengah kehidupan orang-orang percaya kepada Kristus. Dunia sudah terbalik dengan kemajuan teknologi yang membuat manusia berubah drastis dan ditambah dengan isu-isu seperti LGBT, ajaran-ajaran penyesat yang jauh dari kebenaran Alkitab. Jika orang percaya tidak berjuang dan mempertahankan iman maka dengan mudah kita terpengaruh dan meninggalkan iman kita kepada Yesus. Iman adalah kekuatan dan pengharapan orang-orang percaya tanpa iman kita tidak akan mendapatkan kehidupan yang sesungguhnya didalam Tuhan Yesus (Bb).