TUHAN MEMBERIKAN PENGETAHUAN DAN KEPANDAIAN (7)



“Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi” 
(Daniel 1:17)

Minggu ini kita yang terhimpun dalam Keluarga Besar Jemaat JKI Bethesda akan dituntun dengan satu pembahasan yang berkenaan dengan “Tuhan Memberikan Pengetahuan dan Kepandaian”. Dari tema ini kita dapat menarik pembelajaran hal penting 
1. Meminta Pengetahuan dan Kepandaian kepada Tuhan ( Amsal 2:6 )
"Karena TUHANlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian." 
Apa yang tidak dimiliki Tuhan? Tidak ada. Tuhan memiliki segalanya dan mau memberikan segalanya kepada kita, termasuk hikmat, pengetahuan. Tetapi, seringkali kita lupa memintanya dari Tuhan. Seringkali kita berusaha sendiri dan mengalami depresi karena tidak tahu apa yang harus dilakukan atau tidak bisa melakukan apa yang harus kita kerjakan. Dalam sekolah atau pekerjaan atau keluarga atau kehidupan kita, kita butuh hikmat, pengetahuan, dan kepandaian untuk bisa mengikuti pelajaran dengan baik, mengikuti ujian dengan baik dan mendapatkan hasil yang baik, mengerjakan pekerjaan dengan baik, mengatur dan menjaga keluarga dengan baik, hidup benar dan berkenan di hadapan Tuhan. Jadi, mintalah hikmat, pengetahuan, dan kepandaian kepada Tuhan dengan iman.

2. Pengetahuan dan Kepandaian digunakan untuk kemuliaan Nama Tuhan. 
Terkadang tanpa disadari kita terperangkap dalam lingkaran kesombongan dan diperalat oleh iblis, sehingga menjadikan pengetahuan dan kepandaian sebagai gerbang untuk iblis untuk menguasai hidup kita. Dizaman sekarang ini IPTEK semakin canggih (ada begitu banyak aplikasi-aplikasi yang ditawarkan dalam sosial media) namun terkadang salah didalam penggunaanya. 

Melalui berit minggu ini kita terus diingatkan untuk menjadikan pengetahuan sebagai sarana/alat kemuliaan nama Tuhan. Amin. (Murthy )

TUHAN MEMBERIKAN PENGETAHUAN DAN KEPANDAIAN (6)


“Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi” 
(Daniel 1:17)

Pengetahuan dan Kepandaian adalah dua hal yang mendasar bagi kehidupan manusia. Pengetahuan merupakan suatu pengertian yang diperoleh setelah melihat/menyaksikan sesuatu, ataupun seseorang yang telah memiliki kecakapan terhadap suatu konsep tertentu. Sedangkan Kepandaian merupakan kecepatan dan kepekaan memahami pengajaran atau memiliki kecerdasan dalam bidang tertentu. Minggu ini berit sedang membahas satu konsep berkaitan dengan “Tuhan Memberikan Pengetahuan dan Kepandaian” belajar dari konsep Alkitabiah yaitu beberapa tokoh yang dicatat dalam Kitab Daniel yang telah dikaruniai Pengetahuan dan Kepandaian. 

Dari hal ini kita dapat menemukan prinsip penting sebagai relevansi dalam kehidupan berjemaat
1. Pengetahuan itu adalah Pemberian Tuhan
Banyak orang yang merasa bisa dengan kemampuan yang mereka miliki tanpa menyadari bahwa apa yang mereka miliki adalah milik kepunyaan Tuhan. Bahkan yang lebih mengherankan adalah orang yang menanggap diri hebat dan berkata “untung ada saya, semua karena saya”. Semua itu adalah konsep pemahaman yang salah dan keliru, dan yang perlu dipahami adalah Pengetahuan itu adalah milik kepunyaan Tuhan yang dianugerahkan bagi kita.

2. Kepandaian adalah Jembatan menuju Pengetahuan
Orang yang pandai belum tentu ia tahu, tetapi orang tang tahu sudah pasti ia pandai hal ini menjelaskan bahwa kepandaian yang kita peroleh itu adalah sebuah jembatan untuk mencapai sebuah pengetahuan yang lebih sempurna.

3. Menjadikan Tuhan diatas Kepandaian dan Pengetahuan Kita
 Daniel mengutamakan Tuhan diatas Kebijaksanaanya. Tidak hanya itu saja, Tuhan bahkan mengaruniakan kepintaran dan kebijaksanaan kepada Daniel 10x lipat lebih daripada semua orang-orang bijaksana di Babel.

Kita belajar dari ketiga prinsip Firman Tuhan diatas, sebagai motivasi iman kita untuk tetap bertahan didalam panggilan berjemaat. Amin. (Angelo)

TUHAN MEMBERIKAN PENGETAHUAN DAN KEPANDAIAN (5)


“Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi” 
(Daniel 1:17)

Kisah dalam kitab Daniel ini, menjelaskan raja Babel Nebukadnezar mengepung pemerintahan Yoyakim raja Yehuda sehingga sebagian perkakas –perkakas rumah Allah dibawa oleh raja Babel. Titah raja kepada Aspenas untuk membawa orang-orang yang berperawakan baik, tidak bercela, penuh dengan hikmat dan cakap dalam untuk bekerja termasuk Daniel, Sadrak, Mesakh dan Abednego. Apa yang akan kita pelajari dari tema renungan kita minggu ini.

a. Bukan berdasarkan makanan dan minuman yang kita kosumsi setiap hari (Daniel 1:12). Daniel mengerti dan memahami dengan penuh bahwa Pengetahuan dan kepintaran mutlak dari Allah. Bukan berdasarkan makanan yang kita makan sekalipun itu makanan yang diperuntukan bagi raja. Sehingga, Daniel berani berkata kepada pemimpin pegawai istana untuk melakukan sebuah percobaan dan terbukti hasilnya perawakan mereka jauh lebih baik. Dengan makan sayuran dan air putih yang sederhana Tuhan bisa pakai asalkan itu berkenan kepada Allah. Tidak ada yang salah dengan makanan yang kita makan tetapi yang menjadi inti pointnya bahwa Allah yang akan memberikan pengetahuan dan kepintaraan bagi yang mengandalkanNya.

b. Menguduskan dirinya dihadapan Allah (Daniel 1:8). Daniel mempunyai beberapa teman yang dibawa oleh raja Babel untuk bekerja di istana raja. Teman-teman Daniel mungkin menganggap bahwa dengan makan makanan raja dan meminum minuman anggur mereka akan menjadi lebih berperawakan baik dan penuh dengan pengetahuan tetapi tanpa di sadari itu tidak berkenan dihadapan Allah. Berbeda yang dilakukan oleh Daniel, yaitu dengan tidak menajiskan dirinya dihadapan Allah dengan tidak makan makanan dan minum minuman  yang biasa di konsumsi dalam kerajaan Babel karena pada dasarnya kerajaan Babel menyembah dewa. Ini yang menarik yang dilakukan oleh Daniel sehingga terbukti keempat orang tokoh di atas berbeda mempunyai sepuluh kali lebih cerdas (Dan 1:20) God Bless..(Bb)

TUHAN MEMBERIKAN PENGETAHUAN DAN KEPANDAIAN (4)

“Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi” (Daniel 1:17)


Salah satu hal yang menonjol dalam kehidupan manusia sebagai sumber daya manusia (SDM) adalah pengetahuan dan kepandaian yang merupakan salah satu bentuk kwalitas seseorang yang dapat miliki nilai jual.  Sering kali ada ungkapan seseorang dapat dihargai di kalangan lembaga – lembaga pemerintah maupun swasta ketika seseorang itu memiliki pengetahuan, kepandaian dan kemampuan kerja. Ketika seseorang akan melamar pekerjaan pasti akan di tanya pendidikan, lulusan dalam negeri atau luar negeri dan sudah punya pengalaman kerja atau belum ? dst.

Hal yang menarik apa yang tertulis di kitab Daniel 1 :1-21, dalam perikop ini menjelaskan bahwa pada pemerintahan yoyakim  raja yehuda, di kepung dan di serang oleh raja Nebukadnezar, Raja Babel dari kisah itu Tuhan memberikannya kepada Nebukadnezar  serta raja memerintahkan untuk membawa: Kekayaan kerajaan Yehuda emas, perak, dll untuk di bawa ke Sinear dan Orang-orang muda yang tidak cacat, berperawakan baik, memahami hikmat dan pengetahuan untuk bisa dididik dan akan dipekerjakan di istana kerajaan.Padapun pemuda - pemuda dari yehuda itu ada empat (4) pemuda yang sangat menonjol menurut pemandangan raja yaitu :
Daniel di sebut  Beltzazar, Hanaya di sebut Sadrakh, Mesael di sebut  Mesakh, Azarya disebut  Abednego kemampuan-kemampuan mereka yaitu : Daniel di sebut  Beltzazar yang dapat memiliki kemampuan penglihatan dan menterjemahkan mimpi, sedangkan ketiganya yang memiliki pengetahuan dan  kepandaian berbagai bagai tulisan dan hikmat. Jadi keempat pemuda itu kelak akan bermanfaat bagi kerajaan. Itu artinya kepandaian dan  pengetahuan akan mendapatkan tempat dan di hargai di kerajaan babel.

A. Apa rahasianya mereka memiliki kemampuan, kepandaian dan pengetahuan hikmat ?
1. Mereka tidak menajiskan diri  ( Daniel 1 : 8 ) menjaga kekudusan, menjaga supaya             tidak di cemeri dengan dosa .
2. Mereka mendapat anugerah dan kasih karunia dari Tuhan ( Daniel 1 : 9 )
3. Takut akan Tuhan ( Amsal 1 : 7 ) karena takut akan Tuhan adalah sumber                           pengetahuan 
4. Belajar dengan Tuhan ( Amsal 3 : 11-12 ) jangan menolak didikan Tuhan .

B. Bagaimana dengan kita ?
Sumber dari segala sumber pengetahuan itu adalah Tuhan, Oleh sebab itu biarlah kita jangan menjadi orang yang tak berpengetahuan karena itu belajarlah dengan Tuhan , dekat dengan Tuhan, takut akan Tuhan jagan menajiskan diri yang membuat hati Tuhan tidak berkenan, biarlah  melalui sikap, perkataan, tikah laku dan perbuatan hidup kita di perkenan oleh Tuhan supaya kita menjadi orang – orang yang memiliki pengetahuan, hikmat dalam kehidupan  rohani .  “buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup dan ikutilah jalan pengertian “ (Amsal 9 :6 ) 
( PS)

TUHAN MEMBERIKAN PENGETAHUAN DAN KEPANDAIAN (3)

“Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi” 
(Daniel 1:17)

Tuhan memberikan pengetahuan dan kepandaian kepada Daniel disini, bukan pengetahuan dan kepandaian secara duniawi, tetapi pengetahuan dan kepandaian yaitu pengertian tentang hikmat dari Allah. Mengapa Allah memberikan rahasia  kepada Daniel? Karena Daniel adalah orang yang takut akan Tuhan. Amsal 1:7 berkata: “Takut akan Tuhan itu adalah permulaan pengetahuan.” Mazmur 33: 18 berkata:” Sesungguhnya mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Dia yang berharap akan kasih setia-Nya”.  Mazmur 34:8 berkata: “Malaikat Tuhan berkemah disekeliling orang-orang yang takut akan Dia. Lalu meluputkan mereka.”  Itulah sebabnya Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian yaitu tentang pengertian hikmat dari Allah. Tidak hanya itu saja, dalam Daniel 1:9 berkata: Allah  mengaruniakan kepada Daniel kasih dan sayang, artinya Allah menyertai Daniel senantiasa. Seperti Allah  menyertai Yusuf, karena Yusuf takut akan Tuhan, juga Allah akan menyertai saudara dan saya yang takut akan Tuhan. Jadi, orang yang takut akan Tuhan, akan menghasilkan hidup yang disertai Tuhan, disayang Tuhan dan dipenuhi hikmat Tuhan dalam menghadapi kesukaran, pencobaan, dan penderitaan.

Apa rahasia lain sehingga Tuhan memberikan pengetahuan dan kepandaian kepada Daniel?
Daniel hidup pada masa raja Yosia. Raja Yosia adalah raja Yehuda yang terakhir yang mencintai Tuhan dan FirmanNya. Raja Yosia inilah yang mengadakan reformasi dalam pemerintahannya karena mendengar dan mentaati Firman Allah. Daniel hidup dalam kepuasan Firman Allah.
Daniel hidup pada masa nabi Yeremia. Pasti Daniel banyak mendengar nubuat nabi Yeremia yang menyatakan penawanan orang-orang Yehuda dan hal itu telah menjadi kenyataan. Karena itu Daniel mau tetap hidup didalam kebenaran Allah dan menolak dalam hidup untuk kepuasan berdosa.
Daniel memiliki komitmen untuk hidup dalam kepuasan Firman. Hidup dalam kebenaran Allah dan menolak kepuasan berdosa, demikian juga seharusnya kita orang percaya memiliki komitmen yang sama dengan Daniel. Katakan Amin. 

Rahasia terakhir karena Daniel memiliki keteguhan hati didalam Tuhan. 
Ditengah-tengah orang penyembah berhala dia tetap menyembah Tuhan. 
Ditengah-tengah orang bedosa dia tetap tidak menajiskan dirinya, dan tetap takut akan Tuhan.
Ditengah-tengah orang yang tidak setia kepada Tuhan dan hidup dalam kecemaran, kejahatan, dia tetap menjadi saksi bagi Tuhan. 
Jangan wiltut artinya Iblis jawil kita katut. Amin. (BS)