KASIH MENUTUPI BANYAK SEKALI DOSA ! (5)




Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa.  1 Petrus 4:8

“Sebab kasih menutupi banyak sekali dosa !”. Tense kalimat tersebut dalam bentuk “Future” bersifat “akan”. Seperti halnya yang tertulis dalam King James Version “Charity Shall Cover The Multituted of Sins”. Kata “ Shall “ diatas men yh njukkan bentuk “akan”.

Jadi dalam hal ini penulis, yaitu Rasul Petrus menjelaskan bahwa teks diatas berbicara bukan berkenaan dengan dosa yang telah dilakukan, melainkan berkaitan dengan dosa yang akan dilakukan. Maksud disini ketika kita mengasihi maka dosa saudara dan saya akan ditutupi, tetapi penulis bermaksud ketika saudara dan saya mengasihi, maka kita tidak akan melakukan dosa.

Ada dua hal penting yang dapat kita renungkan melalui nats diatas. 
1. Ketika kita mengasihi, dosa tidak akan ada !
Orang yang mengasihi sadar bahwa apa yang dilakukan itu  baik dan benar dihadapan Allah dan manusia. Hal itu sebagai tindakan yang sesuai dengan perintah Tuhan serta patut untuk dikerjakan kepada orang lain. Itu sebabnya tindakan tersebut benar-benar memperkenan Tuhan dan tidak mendatangkan dosa !. 

2. Ketika kita mengasihi, dosa akan ditutup!
Kasih yang kita berikan kepada orang lain  akan mampu menutupi segala kesalahan, pelangaran dan dosa orang tersebut. Kasih yang kita berikan jauh lebih mulia dan berharga dari besarnya dosa orang itu. Kasih saudara dan saya sanggup menutupi segala kesalahan dan kekurangan orang itu kepada kita.
Saudara yang terkasih di dalam Yesus, betapa hebat dan dasyatnya kasih yang Tuhan berikan kepada saudara dan saya. Sebab kasih itu dapat menjadikan dosa tidak akan ada!. Dan kasih kita juga menjadikan banyak dosa akan ditutupi!. NDP

KASIH MENUTUP KEMUNGKINAN UNTUK BERDOSA (4)



Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. 1Ptr 4:8  

Kasih itu berasal dari Tuhan dan kasih diajarkan kepada kita oleh Tuhan Yesus. secara praktis kita memiliki pengalaman pribadi dengan Tuhan dalam hal  mengasihi. ada banyak berkat yang dapat dihasilkan dari hidup mengasihi.  bukan hanya untuk diri kita sendiri, tetapi untuk banyak orang bahkan yang terutama untuk kemuliaan nama Tuhan. Berikut kita belajar dari Firman Tuhan tentang bagaimana menutup kemungkinan untuk berdosa. 

KASIH MERUPAKAN  KETAATAN AKAN KEBENARAN 1Ptr 1:22  Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu. Setiap saat kasih kita diuji. Mampukah kita menyatakan kebenaran melalui kasih yang kita miliki? Mampukah kita menghidndari dosa yang selalu menggoda disekitar hidup kita?

KASIH MENUTUPI PELANGGARAN Ams 10:12 ¶  Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran. Pelanggaran adalah dosa. Hati yang mengasihi akan mampu untuk tidak membesar-besarkan masalah, mampu untuk menerima kelemahan orang  lain bahkan kasih sanggup untuk menetralisir suasana yang tidak baik dalam berkomunikasi.

KASIH SEBAGAI ALAT PEMERSATU Kol 3:14  Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Melalui kasih yang kita miliki kita bisa menyatakan kuasa untuk mempersatukan seorang akan yang lain. Siapapun orangnya, kelemahan apapun yang dimiliki seseorang kita mampu untuk dekat berkomunikasi dan menjadi satu dengan mereka.
Kasih itu sangat mulia. Sebab mampu menampilkan berkat, damai dan sukacita. 

Biarlah kita terus mewarnai hidup kita dengan penuh kasih. Amin (LGS)

KASIH MENUTUP KEMUNGKINAN UNTUK BERDOSA (3)



Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh  seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. 1Ptr 4:8  

Definisi kasih berlawanan dengan hal-hal dosa. Sebab itu kasih dinyatakan menutup banyak sekali dosa. Tantangannya ialah diri kita sendiri yang tidak mampu sungguh-sungguh hidup didalam kasih. Kasih yang tidak tulus dan kasih dengan motivasi yang salah, dan kasih yang formalitas hanya menghasilkan kesia-siaan saja. Berikut mari kita belajar dari definisi kasih untuk menjauhi banyak dosa.

MENUTUP DOSA KETIDAKSABARAN, IRI HATI DAN KESOMBONGAN 1Kor 13:4 ¶  Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Masih adakah ketidaksabaran, iri hati dan kesombongan yang kita lakukan? Mari melihat kasih yang ada dalam hidup kita. Tidak mudah tapi Tuhan memampukan kita untuk sungguh sungguh hidup mengasihi. 

MENUTUP DOSA TIDAK SOPAN, MENCARI KEUNTUKNGAN SENDIRI, PEMARAH DAN MENYIMPAN KESALAHAN ORANG LAIN. 1Kor 13:5  Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Kasih terus diuji. Penting untuk kita terus menyadari bahwa saat kita mampu menutupi dosa dosa tersebut berarti kita mampu untuk sungguh-sungguh  mengasihi.

MENUTUP DOSA TIDAK ADIL 1Kor 13:6  Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Keadilan juga salahsatunya diperoleh dari hati yang mengasihi. Keadilan tanpa kasih dapat mengecewakan banyak pihak, tetapi sebaliknya saat kita memliki keadilan maka banyak orang akan mempercayakan banyak hal bagi hidup kita biarlah pelajaran minggu ini mampu mengajar dan mengarahkan hidup kita untuk menutupi dan menjauhi dosa.

Melatih diri dari saat ke saat akan mempengaruhi keahlian untuk kita hidup kasih. Kita harus pastikan yang utama kasih hanya kepada Tuhan kemudian kasih terhadap sesame kita manusia.  Berkat Tuhan pasti tersedia bagi setiap orang yang mampu mengasihi. Amin (LGS)

KASIH MENUTUP KEMUNGKINAN UNTUK BERDOSA (2)


1 PETRUS 4:7-8

Di dalam ayat 7 Petrus menjelaskan kepada orang percaya harus memandang kehidupan kita ini dari sudut kedatangan yang ke 2x dan akhir dunia yang sudah dekat. Sebab kenyataan ini menuntut komitmen untuk bersungguh-sungguh hidup di dalam  doa agar kita bisa menguasai diri dan tetap tenang. Di dalam ayat 8. Namun itu belum cukup, hiduplah untuk saling mengasihi antara saudara-saudara seiman dengan kasih persaudaraan (saling melayani, saling menguatkan). Karena doa, pelayanan, ibadah, ketaatan, penyembahan apapun yang kita kerjakan, tanpa kasih adalah mati. Didalam 1 Korintus 13:1 Paulus berkata, “Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.”

Kalau kita mengasihi orang lain, kita harus berusaha melakukan yang terbaik bagi mereka. Tetapi bagaimana kita tahu apa yang terbaik bagi seorang yang lainnya?. 
Pertama : Andaikan kita jadi mereka. Apa kebaikan yang tertinggi yang mungkin kita harapkan dalam situasi seperti itu? Kita pasti tahu jawabannya. Nah itulah yang kita lakukan kepada mereka. 

Kedua : Pikirkanlah Alkitab. Semakin banyak kita memahami Firman Tuhan, semakin sempurna dalam mewujudkan kasih. 

Ketiga   : Ingatlah pengalaman kita sebagai orang percaya Kristus. Pernahkan Tuhan Yesus Kristus itu pertolonganNya terlambat buat kita?. Pernahkah Dia mengecewakan kita?. Bagikan pengalaman ini dengan kasih kepada saudara-saudara kita seiman. 

Keempat: Mintalah bimbingan Roh Kudus, dan percayalah bahwa Tuhan akan menunjukkan apa  yang tebaik bagi kehidupan orang yang kita kasihi. 

Apabila orang yang kita kasihi memilih jalannya sendiri, bukan berarti anda gagal dalam mengasihi, sebab Tuhan akan memelihara kasihNya. Amin.  (BS) 

KASIH MENUTUPI BANYAK SEKALI DOSA ! (1)



Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain,
sebab kasih menutupi banyak sekali dosa.  
1 Petrus 4:8

Berit minggu ini membahas tema berkenaan dengan “Kasih Menutupi Banyak Sekali Dosa!”. Dosa Adam dan Hawa berakibat buruk dalam kehidupan manusia. (Kematian secara tubuh… kematian jiwa dan roh… serta berakibat kematian kekal). Penghukuman kekal (Roma 3:23; Efesus 2:1; Wahyu 20:14-15).

Manusia hidup dalam belenggu Iblis!. Mereka hidup didalam penjajahan si jahat. Keberadaan hidup manusia menjadi terbatas, mereka tidak mempunyai kebebasan hidup karena terpenjara dengan keinginan-keinginan nafsu jahatnya.

Untuk dapat keluar dari belenggu Iblis tersebut, Tuhan Yesus harus datang ke dunia… lahir di kandang domba… serta mati dengan tubuh terpecah dan darah tercurah diatas kayu salib bukit Golgota. KematianNya untuk menebus dan mengganti semua dosa manusia.!

Ada pelajaran baik yabg dapat kita pelajari dan renungkan melalui tema diatas:
1.     Dosa menghasilkan maut !.
Persis seperti yang difirmankan, “...semua pohon dalam taman ini boleh kamu makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pasti engkau mati”. (Kej. 3:16-17). Paulus menegaskan,“
“  Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.”Roma 5:12. “Dan upah dosa itu sendiri adalah maut”. ( Roma 6:23).


2.    Kasih menghasilkan hidup kekal !.
Sekalipun manusia ada dalam dosa, namun kasih Tuhan tetap ada dalam hidup manusia (Roma 5:8). Kasih tersebut dinyatakan melalui diri Yesus, sebagai Anak tunggal Bapa untuk datang kedalam dunia, setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16).


Saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, kasih itu menutupi banyak sekali dosa!.  “ Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. “ (Yesaya 1:18 ). Amin. NDP