BUANGLAH SEGALA SESUATU YANG KOTOR (3)



“Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. ( Yak. 1:21)

Pernyataan Yakobus agar kita mau membuang segala sesuatu yang kotor dalam ayat 3, bertujuan supaya saudara dan saya dapat: Pertama,agar kita menjadi orang-orang yang cepat untuk mendengar Firman serta lambat untuk berkata-kata (perkataan dari dalam diri kita sendiri). Kedua, supaya kita apat menjadi orang yang lambat untuk marah.

Untuk itulah kita harus mau untuk membuang segala yang kotor dan jahat.. dan dengan lemah lembut menerima FirmanNya untuk direnungkan dalam hati, sehingga Firman itu dapat menjadi rhema dan memerdekakan kehidupan kita.
Jadi saudara-saudara, kehidupan rohani yang sehat dan dewasa jika kehidupan kita memiliki :
1. Telinga yang mampu untuk dapat mendengar dan menangkap setiap FirmanNya dengan baik dari setiap pemberitaan Firman Allah oleh hamba-hambaNya yang dipercayakanNya.
2. Hati yang mau menerima dengan lemah lembut setiap kebenaran Firman Tuhan oleh karya Roh Kudus yang menerangi hati kita.
3. Mulut yag mau dikontrol oleh Firman Allah, sehingga perkataan kita menjadi perkataan berkat yang dapat menghibur, menguatkan, menyembuhkan serta memberkati orang lain. 

Untuk itulah saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus, marilah kita mau membuang segala sesuatu yang kotor dan jahat! Gantikan dengan perkara-perkara benar dan besar dari kebenaran FirmanNya yang kita dengar dan renungkan dalam hati yang tulus... sehingga damai Tuhan menyertai setiap perkataan dan perbuaan kita, Amin. NDP

BUANGLAH SEGALA SESUATU YANG KOTOR (2)




“Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. ( Yak. 1:21) 


Ams 30:12  Ada orang yang menganggap dirinya suci padahal ia kotor sekali. Apakah  kita seorang yang layak dihadapan Tuhan. Introspeksi diri baik untuk mengetahui bagaimana hidup kita dihadapan Tuhan. berikut ini Firman Tuhan mengingatkan dan menasehati setiap kita demi kebaikan yang Tuhan mau ada dalam diri kita. 

PERBAHARUI HATI Yeh 18:31  Buangkanlah dari padamu segala durhaka yang kamu buat terhadap Aku dan perbaharuilah hatimu dan rohmu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel? Hati yang baru, hati yang dipenuhi Roh Kudus itulah yang sebaiknya ada dalam hidup kita. dimana kita hidup hanya mentaati RohKudusNya.

MENANGGALKAN SEMUA DOSA Ibr 12:1  Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. ada orang yang justru senang dalam kehidupan dosa. Mengapa? karena mereka  menyadari bahwa dosa adalah hal yang mengotori hidupnya. 

MENGENAKAN SENJATA TERANG Rm 13:12  Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang! Dalam peperangan rohani menghadapi setiap musuh … setiap saat, kita harus  menggunakan perlengkapan senjata. Senjata iman, Firman, Doa dan Roh Kudus yang sanggup membentengi hidup kita dari hal-hal yang kotor.

Biarlah Tuhan memberi kemampuan untuk kita membuang segala hal kotor. Dengan selalu memperbaharui hati mengakui dan menanggalkan setiap dosa , serta memakai seluruh perlengkapan senjata terang. Amin (LGS) 

BUANGLAH SEGALA SESUATU YANG KOTOR (1)



“Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. ( Yak. 1:21) 

Berit minggu membahas tema berkenaan dengan “Buanglah Segala sesuatu Yang Kotor”. Surat Yakobus ini ditujukan kepada kedua belas suku di perantauan (Yak. 1:1). Sedangkan Yakobus sendiri adalah seorang pemimpin jemaat di kota Yerusalem. Yakobus masih merupakan saudara dari Yesus (Kisah Rasul 13:23).
Nasehat ini diberikan Yakobus karena jemaat sedang dihadapkan dengan berbagai pencobaan dan kesulitan. Dengan harapan kiranya mereka dapat dikuatkan serta dihiburkannya.
Konteks dari perikop ini berkenaan dengan “Menjadi pendengar atau pelaku firman” Yakobus mendorong kepada mereka untuk tetap hidup berpedoman dengan firman. Sekalipun persoalan hidup menghimpit mereka, namun firmanNya harus tetap untuk ditaati dan dilakukannya.
Ada beberapa hal penting berkenaan dengan tema diatas.
1. Kotor = kejahatan ! 
Buanglah segala yang jahat yang bertentangan dengan Firman Tuhan. Sebab hal itu membuat hidup kita tidak dapat menerima kebenaran firman.
2. Kotor = dosa !
Segala pelangaran dan dosa yang ada dalam hidup kita, harus kita buang. Dengan cara mau mengakuinya serta mohon pengampunan Tuhan untuk dapat mengampuninya.
3. Kotor = tidak berguna !
Hal-hal yang tidak berguna seperti: pikiran negatif, kekuatiran, iri hati dan sebagainya, hendaknya harus kita buang dari dalam kehidupan kita. Sebab, perkara-perkara tersebut membuat damai sejahtera Tuhan jauh dari hidup kita.
4. Kotor = perbuatan daging ! 
Seperti: Percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, dan lain-lain hendaklah kita harus membuangnya. Sebab itu semua akan menghambat pertumbuhan iman dan rohani saudara dan saya.

Saudara yang terkasih, marilah kita bersama membuang segala sesuatu yang kotor dari dalam kehidupan kita. Kiranya kita beroleh damai serta berkenan untuk memahami setiap firmanNya, sehinga beroleh pertumbuhan rohani yang dewasa di dalam Kristus Yesus. Amin. NDP

KEBANGKITAN-NYA MENJADIKANKU PEMENANG(7)


“Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. ( 1 Korintus  15 : 57 )  

Dalam tema berit minggu ini berkenaan dengan paskah tahun ini mengambil sebuah tema “Kebangkitannya menjadikanku pemenang“ dalam tema itu dapat di pahami secara mendalam yang dapat menjelaskan dan memberikan sebuah rhema berkenaan dengan kebangkitan dan kemenangan Kristus.

1. Pemahaman Kebangkitan.
Surat 1 Korintus mengajarkan sebuah teologi salib yang sangat dalam mencapai puncaknya pada pengakuan yang indah tentang kebangkitan Kristus dan pengharapan kebangkitan semua orang percaya. Berada "di dalam Dia" tidak hanya menentukan keadaan orang Kristen, tetapi juga masa depannya. Kebangkitan merupakan sebuah Tolak ukur dari iman Kristen karena tanpa kebangkitan iman kristen akan sia-sia disitulah Tuhan Yesus membuktikan bahwa Yesus Telah bangkit dari kematian yang artinya bahwa Yesus telah menang dari maut.

2. Kemenangan-Nya memberi kita kemenangan atas beberapa hal yang penting, yaitu:
Kemenangan atas maut (1 Korintus 15:54b-57).
Maut adalah musuh manusia yang terbesar. Maut tidak dapat dikalahkan oleh: kekayaan, kekuataan fisik, dan kepandaian otak. Ketiga hal itu biasanya digunakan oleh manusia untuk mempertahankan dan mengembangkan hidup mereka. Oleh karena itulah rasul Paulus berkata, "Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan." (Filipi 1:21)
Kemenangan atas konsep diri yang salah. 
Pemikiran sesorang akan menentukan sikap dan perbuatannya  mana kala pemikiran salah akan berakibat pada perbuatan yang salah begitu pula sebaliknya bila pemikiran manusia itu benar maka akan berdampak pada perbuatan yang benar. Oleh sebab itu pemikiran manusia hendaklah di pimpin dan di kendalikan oleh Firman dan Roh Kudus.  
Kemenangan untuk Gereja-Nya.
Maut adalah musuh yang terbesar dalam hidup manusia. Musuh yang terbesar itu tak dapat menguasai gereja Tuhan sebab didirikan di atas pengakuan "Yesus, Sang Mesias, Anak Allah yang hidup". Tidak ada suatu kuasapun yang bisa menghancurkan gereja Tuhan. Gedung gereja bisa dihancurkan, tetapi bukan persekutuan umat Tuhan. (Yohanes 11:25-26)

Jadi melalui perayaan paskah tahun ini mengajarkan kepada kita untuk kita memiliki keyakinan pengharapan akan kebangkitan Kristus, dan menjadikan sebagai umat pemenang. ( PS) 

KEBANGKITAN-NYA MENJADIKANKU PEMENANG (6)




“Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. ( 1 Korintus  15 : 57 )  

Kebangkitan Yesus pada hakekatnya merupakan bukti keillahianNya. Serta kuasa penyelamatan dosa manusia!. KebangkitanNya membawa Kristus  kepada pelayananNya yang baru bagi orang-orang percaya. Hal tersebut berkenaan sebagai fungsi menjadi Juruselamat bagi umat manusia yang percaya kepadaNya.
Kebangkitan Kristus juga sebagai bukti kebenaranNya !. Sebagai Tuhan 100% yang berkuasa serta berdaulat atas segala sesuatu yang ada didalam dunia. Maka tema Paskah tahun 2018 ini “ Kebangkitan Yesus menjadikan Kita Pemenang”.  Menjadi tema penting untuk direnungkan dan dialami dalam kehidupan saudara dan saya.
Ada beberapa hal penting yang dapat kita renungan melalui tema diatas:

1. KebangkitanNya membuktikan Yesus hidup !.
Yesus yang bangkit membuktikan bahwa diriNya hidup. KematianNya secara manusiawi, namun ketuhanNya tidak pernah mati. Ketuhanan yang akan hidup selama-lamanya. KebangkitanNya sebagai bukti keillahianNya yang kekal dan berkuasa.

2. KebangkitanNya mengalahkan kuasa maut ! ( I Kor. 15:54-55)
Kuasa maut dipatahkan melalui kebangkitanNya. Maut telah ditelannya dalam kemenangan  dalam kebangkitanNya. Bahkan sengat mautpun telah dihancurkan Yesus !. KebangkitanNya memberikan kehidupan kekal bagi setiap orang yang percaya kepadaNya!.

3. KebangkitanNya mengalahkan kuasa dosa ! ( I Kor. 15:16)
Bahkan kuasa dosa telah dikalahkan! KebangkitanNya tidak saja mematahkan sengat hukum Taurat, tetapi juga sengat dosa. Kuasa dosa telah dihancurkanNya!.

Saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus, KebangkitanNya menjadikan kita seorang pemenang. Pemenang untuk beroleh hidup...jalan hidup yang berkemenangan serta hidup yang kekal. Sungguh, berbahagia saudara dan saya yang percaya dan menjadikanNya sebagai Tuhan atas kehidupan kita. Amin. NDP