PENTAKOSTA (4)





Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Kis 2:1

Pentakosta merupakan hari Raya bagi orang Kristen. Merupakan hari dimana Roh Kudus dicurahkan dengan penyataan kuasa Tuhan atas orang percaya. Masuk dalam kehidupan baru, menerima tanda-tanda ajaib dan hidup yang dipakai Tuhan untuk menjadi saksi sampai keujung bumi. Ada banyak hamba-hamba Tuhan yang dipenuhi Roh Kudus hidupnya sungguh dipakai oleh Tuhan.

STEFANUS PENUH DENGAN ROH KUDUS Kis 6:8 ¶  Dan Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak. Sebab ada kuasa yang besar dan nyata dalam hidup stefanus sehingga Dia dipercayakan oleh Roh Kudus untuk mengadakan mujizat dan tanda-tanda. Ini peristiwa nyata yang terjadi dalam kehidupan Stefanus.

BARNABAS PENUH DENGAN ROH KUDUS Kis 11:24  karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. oleh Roh Kudus Barnabas diberikan kemampuan, dikuatkan bahkan diberikan keberanian untuk memenangkan jiwa. 

PAULUS PENUH DENGAN ROH KUDUS Kis 13:9  Tetapi Saulus, juga disebut Paulus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap dia, ada banyak tempat dimana Roh Kudus membawa, memakai bahkan mempercayakan pelayanan kepada Paulus. Ia menjadi Rasul yang sungguh memperluas kerajaan Tuhan.

Roh yang sama juga dicurahkan bagi kita. Mari terus berserah dan membuka hati dengan segenap kerinduan untuk dipakai oleh Tuhan melalui karunia yang Tuhan percayakan sehingga kita memiliki keberanian untuk melayani Dia lebih lagi. Kis 4:31  Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani. Amin (LGS)

PENTAKOSTA (3)






Ketika tiba hari Pentakosta, ... tiba-tiba tampaklah dari langit  suatu bunyi seperti tiupan  angin keras... Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, ... (Kisah Rasul 2:1-4).

Dalam Perjanjian Lama, Pentakosta merupakan nama Yunani untuk suatu perayaan yang dikenal dengan “perayaan Tujuh Minggu”. (Imamat 23:15). Kata tersebut dalam bahasa Yunani berarti, “lima puluh”. (menunjuk pada 50 hari yang telah berlalu sejak persembahan rujukan pada saat Paskah). Perayaan Tujuh Minggu menjadi  perayaan akhir dari pemurnian biji-bijian/jelai.

Peristiwa Pentakosta merupakan penggenapan ucapan Yesus dalam Injil Yohanes, “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran.” (Yohanes 14: 16-17a). Turunnya Roh Kudus kepada muridNya ditandai dengan hal-hal yang spektakuler: suara tiupan angin yang turun dari langit, lidah-lidah seperti nyala api, bahasa-bahasa lain yang bermunculan, dsb.

Alkitab mencatat beberapa hal penting dampak Pentakosta bagi hidup umatnya... Kita akan melihat apa yang terjadi dalam kehidupan Rasul Paulus.
1. Khotbah Petrus yang dasyat!. (Kisah Rasul 2:41).
Seorang murid Petrus yang pernah menyangkal Yesus sebanyak 3 kali ketika hidupnya dipenuhi Roh Kudus... sekali berkhotbah ada + 3.000 orang menjadi bertobat serta memberi diri untuk dibaptis.

2. Petrus menyembuhkan orang lumpuh (Kisah Rasul 3:6-8).
Ketika Petrus dan Yohanes datang ke Bait Allah untuk bedoa. Disitu ada seorang laki-laki yang lumpuh yang hendak meminta sedekah. Petrus mendoakannya.... menjamahnya... serta memegang tangan kanan orang itu dan membantunya untuk berdiri. Maka orang itu beroleh kesembuhan melalui doa hambaNya. 

3. Petrus bersaksi dihadapan Mahkamah Agama (Kisah Rasul 4:10-12).
Sekalipun Petrus ditangkap, dipenjarakan serta dihadapkan dengan Mahkamah Agama namun Petrus tidak takut dan gentar!. Bahkan justru Petrus berani untuk bersaksi tentang diri Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat manusia.

Saudara yang terkasih, Pentakosta membawa perubahan kehidupan manusia yang percaya kepada Yesus!. Jika Rasul Paulus mengalami perubahan yang luar biasa... saya percaya, kita juga akan dapat mengalami karya Roh Kudus yang luar biasa itu. Amin. NDP. 

PENTAKOSTA (2)




Roh Kudus adalah Roh Allah, Roh yang keluar dari Allah, Roh yang di miliki Allah, Roh Kepunyaan Allah.( Kej 1 :2 ), Roh Kudus adalah Roh kekekalan, (Ibrani 9:14) Dia mempunyai sifat ilah yang sama dengan Allah, Roh kudus adalah Roh yang kekal, sebelum dunia di ciptakan,sesudah diciptakan bahkan setelah dunia di musnahkan, Dia Tetap ada. Dia tidak di batasi ruang dan waktu, Roh kudus adalah Roh kebajikan, karakter moral Roh kudus adalah kudus, Roh kudus adalah Roh kemulyaan, menyatakan kemulyaan Allah, Roh kudus adalah Roh kebenaran, adalah roh yang memberikan kebenaran, Roh yang memberikan pewahyuan (efesus 1:17-18), Roh kudus yang membangkitkan kesadaran,mengisyafkan manusia, Roh kudus adalah Allah yang berdaulat .
Kepenuhan Roh Kudus  (Kis 2 : 4 ) “ Maka Penuhlah mereka dengan Roh Kudus......” Kata penuh mengandung arti tidak ada lagi ruang, rongga semuanya sudah terisi, Yang artinya seluruh ruang yang ada dalam hidup kita terisi penuh, hidup kita dikuasahi oleh Roh kudus.

Takut akan Kristus merupakan pangkalan moral dan etika umat pilihan Allah (efesus 5 : 17-21) takut akan kristus merupakan sebagai akibat dari kepenuhan Roh Kudus. (Sethepen thong;1995), aspek kepenuhan Roh kudus berdampak pada perubahan hidup yang lebih baik sehingga menjadi berkat bagi orang lain, dampak kepenuhan Roh kudus berpengaruh pada hati yang bisa mengasihi Tuhan  dan sesama, aspek kepenuhan Roh Kudus memiliki kuasa untuk mengampuni. (efesus 4:30-32).

Kuasa : kemampuan atau kesanggupan. kekuatan. (Porwadarminta;2003), Mengampuni : dari kata ampun/maaf : pembebasan dari tuntutan (kesalahan,kekeliruan jadi mengampuni/memaafkan memberikan ampun atas kesalahan
Mengapa harus mengampuni ? Tuhan Mengampuni kita ( Markus 2 : 10), Bapa di surga mengampuni (Markus 11 :25), Dosannya di ampuni ( Yohanes 20:23), Kita diampuni Tuhan ( Markus 11 :25,26). Berapa Kali Mengampuni, tidak terbatas (Matius 18 :21-22). (PS)

PENTAKOSTA (1)


Ketika tiba hari Pentakosta, ... dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, ... (Kisah Rasul 2:1-4).

Berit minggu ini membahas tema berkenaan dengan “Pentakosta”. Peristiwa Pentakosta itu terjadi 50 hari sesudah kebangkitan Yesus. Hal itu juga sebagai penggenapan dari nubuatan nabi Yoel. "Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, ... orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan....” ( Yoel 2:28-29).

Ada beberapa hal penting yang dapat kita pelajari serta renungkan dalam peristiwa Pentakosta melalui nats diatas.

1. Pentakosta menjadi dasar bagi kebangkitan gereja Tuhan!.
Sebelum peristiwa Pentakosta, gereja berjalan kurang terarah. Bahkan gereja tidak memiliki wadah yang jelas. Namun setelah peristiwa pencurahan Roh tersebut, gereja mampu bergerak menjadi garam dan terang bagi bangsa-bangsa. Darah penginjilan inilah mengalir kepada murid-murid untuk pergi sebagai saksi-saksi Kristus.

2. Pentakosta sebagai lawatan Allah!.
Peristiwa Pentakosta sangatlah kongkrit!. Orang-orang yang hadir ditempat tersebut dapat melihat serta merasakan kehadiran Roh Kudus. Hal itu berdampak memberikan kelegaan... kelepasan... kedamaian.. sukacita yang besar atas mereka. Mereka juga melihat seperti ada lidah-lidah seperti nyala api.

3. Pentakosta menjadi peristiwa kepenuhan Roh Kudus!.
Mereka yang hadir akhirnya di penuhi dengan Roh Kudus. Peristiwa pembaptisan Roh Kudus terjadi kepada orang-orang percaya. Akibatnya Roh Kudus berkenan tinggal serta memenuhi hidup mereka. Mulai saat itu hidup mereka dipimpin serta dikendalikan oleh Roh Kudus. 

4. Pentakosta ditandai dengan hal-hal yang ajaib!.
Mereka berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain. Bahasa-bahasa lain disini adalah juga bahasa-bahasa yang biasa dipakai oleh manusia. Artinya, bahasa-bahasa manusia yang dapat dimengerti oleh manusia.

Saudara yang terkasih, marilah kita bersama meyambut serta memperingati hari Pentakosta dengan keyakinan bahwa Roh Kudus yang telah dicurahkan atas orang percaya merupakan Roh yang senantiasa memimpin dan menolong kehidupan anak-anakNya. Amin. NDP

ROH KUDUS MEMAMPUKAN KITA UNTUK BERDOA (6)



Roma 8:26

Renungan kita minggu ini berkenaan dengan Roh Kudus memampukan kita untuk berdoa.. Paulus percaya bahwa ada sebuah Pribadi yang dapat memberikan kepadanya kekuatan untuk menjawab semua persoalan hidup yaitu Roh Kudus. Apa yang akan kita pelajari dari tema kita minggu ini berkenaan dengan hari pentakosta  dan apa pentinggnya Roh Kudus ada ketika kita berdoa.
1. Roh Kudus yang mengerti pikiran kita: 
Paulus mengerti bahwa Roh Kudus yang  tinggal dalam dirinyalah yang mengetahui pikiran Allah dan yang sanggup menyampaikan isi hatinya kepada  Allah dengan meresapkannya atau menyatukan pikiran (roh) manusia dengan Roh Allah sehingga keduanya menjadi satu dalam sebuah persekutuan.

2. Kita terbatas tetapi Roh Kudus tidak terbatas. 
Manusia mempunyai keterbatasan dalam segala hal termasuk dalam berdoa, tetapi Roh Kudus yang dimaksud disini ialah Roh Kudus yang digambarkan sebagai hadirat Allah. Ketika Roh Kudus turun dan tinggal dalam manusia sehingga kita menjadi penuh bahkan kita tidak akan merasa bosan dalam pelayanan, penyembahan dan termasuk salah satunya berdoa sebab Roh Kudus itu menjadi kita merasa tidak pernah puasa bersekutu dengan Tuhan sehingga kita bisa lupa waktu begitu juga dengan Rasul Paulus.

3.Roh Kudus kekuatan Kita
Firman Tuhan mengatakan bahwa Roh Kudus adalah penolong sejati, senjata Allah, penghibur, hikmat Allah, dalam hidup kita asal kita tinggal dalam sebuah persekutuan dalam roh dan kebenaran. ‘Doa Bapak Kami’ salah satu doa yang sangat paling efektif menyusullah 6 permohonan (Mat 6:9-13b). Tiga permohonan pertama dikaitkan dengan nama Allah, kerajaan dan kehendak-Nya, sedang 3 permohonan yang terakhir dikaitkan dengan keperluan makan, pengampunan dan kemenangan. Setelah itu doa ditutup dengan suatu pemuliaan (Mat 6:13c) yang berisi memasukkan pengalaman Pentakosta dan post Pentakosta ke dalam Injil.

Dalam Alkitab doa adalah kebaktian mencakup segala sikap roh manusia dalam pendekatannya kepada Allah. Orang Kristen berbakti kepada Allah jika ia memuja, mengakui, memuji dan mengajukan permohonan kepada-Nya dalam doa. Doa sebagai perbuatan tertinggi yang dapat dilakukan oleh roh manusia, dapat juga dipandang sebagai persekutuan dengan Allah, selama penekanannya diberikan kepada prakarsa ilahi. (Bb)