Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
( Matius 6:8)
Minggu ini kita dituntun dengan satu pembahasan yang berkenaan dengan Allah Mengetahui Segala Keperluanmu. Bagaimanakah cara Allah memenuhi kebutuhan itu? Allah memenuhi segala kebutuhan menurut cara yang ditetapkan-Nya.
1. Allah Tahu keperluan kita.
Ada kalanya Dia menjawab doa-doa kita sesuai dengan apa yang kita minta karena sesuai dengan kehendak-Nya. Hal ini kerap tidak dilihat sebagai kesulitan di dalam pergumulan iman.
2. Allah tidak pernah terlambat menjawab keperluan kita
Selain itu Ia juga bekerja dengan cara yang sulit dimengerti oleh manusia. Tuhan dapat memenuhi kebutuhan kita dalam jangka waktu yang cukup lama, sebagai contoh Abraham dan Sarah berdoa untuk sebuah kebutuhan dan Tuhan menjawab doa mereka 25 tahun kemudian. Allah tahu apa yang terbaik bagi kita dan Allah juga tahu kapan waktu yang tepat menjawab semua permohonan itu yang seharusnya menjadikan kita memahami apa arti relasi dengan Tuhan.
3. Tuhan Menjawab Bukan Keinginan bukan kebutuhan
Terkadang Tuhan memenuhi kebutuhan kita dengan memberikan yang lain yang bukan menjadi permintaan kita dan ironisnya, kita beranggapan Tuhan belum memenuhi kebutuhan kita dan celakanya, kita langsung menuduh Tuhan telah salah memperlakukan kita. Pendapat yang salah! Sesungguhnya, Tuhan tahu apa yang sebenarnya menjadi kebutuhan kita justru kitalah yang tidak tahu, apa yang sesungguhnya menjadi kebutuhan kita. Diantara semua kebutuhan materi, sesungguhnya kebutuhan yang paling penting adalah cukup dengan mengetahui bahwa Tuhan ada bersama kita, Dia tidak pernah meninggalkan kita; cukuplah bagi kita merasakan Tuhan menopang hidup kita.
Biarlah ketiga poin diatas boleh memberikan manfaat bagi kita untuk semakin bergantung kepada Tuhan. Amin (Murthy)
Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
( Matius 6:8)
Minggu ini berit membahas tema berkenaan dengan “Allah Mengetahui Segala Keperluanku.”. Tuhan itu maha tahu!. Bahkan Dia juga tahu akan apa yang saudara dan saya butuhkan. Dia adalah Yehova Jireh...sebagai pribadi yang selalu dapat memenuhi kebutuhan umatNya.
Ada beberapa hal penting yang dapat kita pelajari serta renungkan melalui tema diatas.
1. Tuhan tahu semua yang kita butuhkan!. (Mat. 6:32).
Apa yang kita makan dan minum, serta segala pakaian yang kita pakai...Tuhan mengetahuinya. Berapa banyak makanan ynag diperlukan tubuh kita, sekian liter air dibutuhkan dalam diri kita, serta jumlah pakaian yang kita perlukan...Tuhan itu mengerti dan mengetahui secara pasti.
2. Tuhan akan memenuhi segala keperluanmu!. (Filipi 4:19).
Tuhan pasti akan memenuhi setiap kebutuhan saudara dan saya!. Paulus memiliki keyakian yang kuat akan hal tersebut. Namun yang harus diperhatikan dalam teks itu adalah: Tuhan akan memenuhi segala keperluanmu menurut....
a. Kekayaan Tuhan
Tuhan akan memenuhi setiap keperluan saudara dan saya sesuai dengan yang Tuhan miliki. Tuhan tidak akan memberi yang Dia tidak miliki. Semua yang ada padaNya pasti itu yang Dia berikan kepada saudara dan saya.
b. Kemuliaan Tuhan
Tuhan juga akan memenuhi segala kebutuhan kita sesuai dengan kehendakNya!. Bahkan apapun yang Dia berikan untuk saudara dan saya pastilah untuk mendatangkan kemuliaanNya semata.
Saudara yang terkasih dalam Tuhan, Dia...adalah Allah Yehova Jireh bagi kita yang percaya!. Tuhan akan memenuhi segala keperluan saudara dan saya. Marilah kita mau membawa iman serta pengharapan kita hanya kepadaNya saja. Dia pasti akan melakukannya sesuai dengan waktu dan kehendakNya. Amin.NDP
“Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi”
(Daniel 1:17)
Minggu ini kita yang terhimpun dalam Keluarga Besar Jemaat JKI Bethesda akan dituntun dengan satu pembahasan yang berkenaan dengan “Tuhan Memberikan Pengetahuan dan Kepandaian”. Dari tema ini kita dapat menarik pembelajaran hal penting
1. Meminta Pengetahuan dan Kepandaian kepada Tuhan ( Amsal 2:6 )
"Karena TUHANlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian."
Apa yang tidak dimiliki Tuhan? Tidak ada. Tuhan memiliki segalanya dan mau memberikan segalanya kepada kita, termasuk hikmat, pengetahuan. Tetapi, seringkali kita lupa memintanya dari Tuhan. Seringkali kita berusaha sendiri dan mengalami depresi karena tidak tahu apa yang harus dilakukan atau tidak bisa melakukan apa yang harus kita kerjakan. Dalam sekolah atau pekerjaan atau keluarga atau kehidupan kita, kita butuh hikmat, pengetahuan, dan kepandaian untuk bisa mengikuti pelajaran dengan baik, mengikuti ujian dengan baik dan mendapatkan hasil yang baik, mengerjakan pekerjaan dengan baik, mengatur dan menjaga keluarga dengan baik, hidup benar dan berkenan di hadapan Tuhan. Jadi, mintalah hikmat, pengetahuan, dan kepandaian kepada Tuhan dengan iman.
2. Pengetahuan dan Kepandaian digunakan untuk kemuliaan Nama Tuhan.
Terkadang tanpa disadari kita terperangkap dalam lingkaran kesombongan dan diperalat oleh iblis, sehingga menjadikan pengetahuan dan kepandaian sebagai gerbang untuk iblis untuk menguasai hidup kita. Dizaman sekarang ini IPTEK semakin canggih (ada begitu banyak aplikasi-aplikasi yang ditawarkan dalam sosial media) namun terkadang salah didalam penggunaanya.
Melalui berit minggu ini kita terus diingatkan untuk menjadikan pengetahuan sebagai sarana/alat kemuliaan nama Tuhan. Amin. (Murthy )
“Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi”
(Daniel 1:17)
Pengetahuan dan Kepandaian adalah dua hal yang mendasar bagi kehidupan manusia. Pengetahuan merupakan suatu pengertian yang diperoleh setelah melihat/menyaksikan sesuatu, ataupun seseorang yang telah memiliki kecakapan terhadap suatu konsep tertentu. Sedangkan Kepandaian merupakan kecepatan dan kepekaan memahami pengajaran atau memiliki kecerdasan dalam bidang tertentu. Minggu ini berit sedang membahas satu konsep berkaitan dengan “Tuhan Memberikan Pengetahuan dan Kepandaian” belajar dari konsep Alkitabiah yaitu beberapa tokoh yang dicatat dalam Kitab Daniel yang telah dikaruniai Pengetahuan dan Kepandaian.
Dari hal ini kita dapat menemukan prinsip penting sebagai relevansi dalam kehidupan berjemaat
1. Pengetahuan itu adalah Pemberian Tuhan
Banyak orang yang merasa bisa dengan kemampuan yang mereka miliki tanpa menyadari bahwa apa yang mereka miliki adalah milik kepunyaan Tuhan. Bahkan yang lebih mengherankan adalah orang yang menanggap diri hebat dan berkata “untung ada saya, semua karena saya”. Semua itu adalah konsep pemahaman yang salah dan keliru, dan yang perlu dipahami adalah Pengetahuan itu adalah milik kepunyaan Tuhan yang dianugerahkan bagi kita.
2. Kepandaian adalah Jembatan menuju Pengetahuan
Orang yang pandai belum tentu ia tahu, tetapi orang tang tahu sudah pasti ia pandai hal ini menjelaskan bahwa kepandaian yang kita peroleh itu adalah sebuah jembatan untuk mencapai sebuah pengetahuan yang lebih sempurna.
3. Menjadikan Tuhan diatas Kepandaian dan Pengetahuan Kita
Daniel mengutamakan Tuhan diatas Kebijaksanaanya. Tidak hanya itu saja, Tuhan bahkan mengaruniakan kepintaran dan kebijaksanaan kepada Daniel 10x lipat lebih daripada semua orang-orang bijaksana di Babel.
Kita belajar dari ketiga prinsip Firman Tuhan diatas, sebagai motivasi iman kita untuk tetap bertahan didalam panggilan berjemaat. Amin. (Angelo)
“Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi”
(Daniel 1:17)
Kisah dalam kitab Daniel ini, menjelaskan raja Babel Nebukadnezar mengepung pemerintahan Yoyakim raja Yehuda sehingga sebagian perkakas –perkakas rumah Allah dibawa oleh raja Babel. Titah raja kepada Aspenas untuk membawa orang-orang yang berperawakan baik, tidak bercela, penuh dengan hikmat dan cakap dalam untuk bekerja termasuk Daniel, Sadrak, Mesakh dan Abednego. Apa yang akan kita pelajari dari tema renungan kita minggu ini.
a. Bukan berdasarkan makanan dan minuman yang kita kosumsi setiap hari (Daniel 1:12). Daniel mengerti dan memahami dengan penuh bahwa Pengetahuan dan kepintaran mutlak dari Allah. Bukan berdasarkan makanan yang kita makan sekalipun itu makanan yang diperuntukan bagi raja. Sehingga, Daniel berani berkata kepada pemimpin pegawai istana untuk melakukan sebuah percobaan dan terbukti hasilnya perawakan mereka jauh lebih baik. Dengan makan sayuran dan air putih yang sederhana Tuhan bisa pakai asalkan itu berkenan kepada Allah. Tidak ada yang salah dengan makanan yang kita makan tetapi yang menjadi inti pointnya bahwa Allah yang akan memberikan pengetahuan dan kepintaraan bagi yang mengandalkanNya.
b. Menguduskan dirinya dihadapan Allah (Daniel 1:8). Daniel mempunyai beberapa teman yang dibawa oleh raja Babel untuk bekerja di istana raja. Teman-teman Daniel mungkin menganggap bahwa dengan makan makanan raja dan meminum minuman anggur mereka akan menjadi lebih berperawakan baik dan penuh dengan pengetahuan tetapi tanpa di sadari itu tidak berkenan dihadapan Allah. Berbeda yang dilakukan oleh Daniel, yaitu dengan tidak menajiskan dirinya dihadapan Allah dengan tidak makan makanan dan minum minuman yang biasa di konsumsi dalam kerajaan Babel karena pada dasarnya kerajaan Babel menyembah dewa. Ini yang menarik yang dilakukan oleh Daniel sehingga terbukti keempat orang tokoh di atas berbeda mempunyai sepuluh kali lebih cerdas (Dan 1:20) God Bless..(Bb)